Olahraga

Hasil Popnas 2011, Jatim Juara Umum

Jum'at, 07 Oktober 2011 , 10:12:00


PEKANBARU--Jawa Timur (Jatim) keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Nasional (Popnas) 2011 dengan mengumpulkan nilai 377 dari 50 emas, 28 perak dan 43 perunggu. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan nilai 291 dari 27 emas, 36 perak dan 48 perunggu. Peringkat tiga dan empat ditempati DKI Jakarta yang mengumpulkan nilai 270 dan Jawa Tengah yang meraih 260 poin.

Sementara kontingen tuan rumah Provinsi Riau menempati peringkat tiga perolehan emas Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI dengan mengumpulkan 30 emas dan terpaut satu medali emas dari DKI Jakarta yang ada di posisi dua. Namun, secara keseluruhan penentuan peringkat berdasar nilai, Riau ada di lima besar karena hanya mengumpulkan 256 poin dari 30 emas, 27 perak dan 24 perunggu.

Secara peringkat, memang prestasi Riau tak beranjak dari tahun 2009 saat ikut Popnas di Jogjakarta. Namun, perolehan medali Riau tahun ini meningkat tajam. Pada Popnas X, Riau hanya mengumpulkan 16 emas, 6 perak, dan 18 perunggu.

Ketua Bidang Pertandingan Popnas, Sanusi Anwar, yang juga Kepala Bapopsi (Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia) Riau mengatakan, Riau yang sempat memimpin sebagai juara umum di perolehan medali sementara, sejak Selasa (4/6) lalu, harus puas tergeser tim-tim Jawa seperti Jatim dan DKI Jakarta.

‘’Apapun hasil saat ini kami sebagai pihak pelaksana, cukup bangga dengan prestasi yang ditorehkan kontingen Riau. Kami bangga karena prestasi meningkat tajam dibanding Popnas sebelumnya,’’ ujarnya, Kamis (6/10) usai menerima rekap hasil perolehan medali terakhir Popnas XI di Media Center.

Dikatakan Sanusi, posisi runner up bisa diraih Riau, seandainya pada cabang renang tak terjadi permasalahan yang dibuat PB (Pengurus Besar) PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) yang melarang atlet SEA Games turun. Dengan keputusan itu, Riau dipastikan kehilangan enam medali emas dari atlet renang masa depannya.

Dari 20 cabang yang dipertandingkan pada Popnas XI kali ini, dua di antaranya eksebisi yakni tinju dan karate dan Riau juara umum. Namun medalinya tak dihitung. Sanusi juga cukup bangga dengan dua cabang ini karena jadi pencetus untuk masuk pada Popnas berikutnya.

‘’Beragam protes dari beberapa kontingen merupakan pelajaran berharga bagi kita agar berbuat lebih baik ke depannya. Namun yang jelas kita harus bangga dapat menjalankan event olahraga pelajar tingkat nasional ini dengan baik,’’ akunya.

Sementara itu, Ketua Kontingen Tim Popnas Riau, Doni Aprialdi mengatakan sangat bersyukur dengan perolehan ini. Sebab ada beberapa kejutan sehingga Riau mampu bercokol di posisi tiga.

‘’Alhamdulillah, kita harus bersyukur dengan perolehan medali terakhir ini, evaluasi dan pembinaan akan dilakukan dan ditingkatkan tentunya, sebab tujuan utama kita adalah PON 2012,’’ ungkapnya.

Jatim dan DKI Jakarta yang ada satu strip di atas kontingen tuan rumah, terus menambah perolehan medali pada hari terakhir dari basket. Keduanya menambah masing-masing satu emas. Jatim menambah emas dari tim putra yang berhasil mengalahkan Jabar, sementara DKI menambah medali saat tim putri mereka mengalahkan tim putri Jabar.

Jabar pun menambah dua medali perak pada hari terakhir, Kamis (6/10).Terkait hasil perolehan terakhir Popnas XI, Ketua Kontingen Jatim, Ridwan Prayoga mengungkapkan, kemenangan sebagai juara umum ini merupakan hasil yang sudah mereka targetkan sebelumnya. Sebab pembinaan terhadap atlet muda mereka dilakukan secara berkala dan terus-menerus tiap tahun.

‘’Hasil ini kemenangan kami yang kelima sebagai juara umum Popnas. Meski bisa mempertahankan juara umum, kami takkan tinggal diam,’’ ujarnya pada Riau Pos, usai menambah satu medali emas dari tim basket putra di GOR Tribuana kemarin.

Dikatakan Ridwan, pada Popnas kali ini, kontingen Jatim membawa lebih 300 atlet yang pelajar yang sudah dibina sejak beberapa tahun lalu.

Resmi Ditutup

Popnas X resmi ditutup Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga (Menpora) Joko Pekik, Kamis (6/10) malam secara sederhana di Gelanggang Remaja, Pekanbaru. Turut hadir Wakil Gubernur Riau H Mambang Mit dan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus. Wagubri juga berkesempatan menyerahkan bendera Bapopsi ke Sesmenpora, yang nantinya akan diserahkan ke panitia Popnas yang akan datang di Jawa Barat.

‘’Mewakili seluruh masyarakat beserta Pemprov Riau saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen peserta Popnas dari 33 provinsi yang turut serta menyukseskan penyelenggaraan Popnas,’’ katanya dalam sambutan di hadapan ribuan peserta.

Joko Pekik yang mewakili Menpora mengungkapkan, secara keseluruhan Riau telah sanggup melaksanakan event bertaraf nasional di bidang olahraga, terbukti dari Popnas. ‘’Justru saya yang semestinya berterima kasih ke tuan rumah karena telah membantu mensukseskan pelaksanaan Popnas yang jadi ajang pembinaan atlet-atlet unggulan masa depan Riau,’’ ujarnya pada Riau Pos usai penutupan acara.

Terkait dominasi Jatim yang jadi juara umum, Joko mengatakan hasil itu tentu tak lepas dari pembinaan yang dilakukan sejak dini. Namun, dengan peningkatan prestasi yang diraih Riau dari perolehan medali, tentu juga tak lepas dari pembinaan Riau sendiri.

‘’Riau saya rasa sudah cukup baik dalam membina, terbukti dengan adanya PPLP, PPLM, dan sebuah SMA Olahraga. Ini yang harus dilakukan seluruh provinsi dalam membina atlet,’’ ungkapnya.
Acara penutupan kemarin selain diisi pembacaan perolehan medali dari Ketua Panpel, Lukman Abbas, juga ada sedikit seremoni dengan penyerahan bendera Popnas yang diserahkan Wagubri kepada Sesmenpora serta tari-tarian sebagai hiburan untuk selanjutnya ditutup secara resmi.(das/*2)

Berita Terpopuler

Bupati Enthus Ngamuk di Rumah Sakit
Jum'at, 31 Oktober 2014 , 08:32:00
Pelukan Karyawati Gagalkan Perampokan
Jum'at, 31 Oktober 2014 , 03:03:00
Dijanji Masuk Surga, Jemaah Disetubuhi Pemuka Agama
Jum'at, 31 Oktober 2014 , 00:01:00
Pramono Anung tak Hadiri Paripurna DPR Tandingan
Jum'at, 31 Oktober 2014 , 11:28:00
Doyok: Yang Ngaku Pengacara dan Manajer Tessy Itu Bohong
Jum'at, 31 Oktober 2014 , 01:05:00
Tak Masuk Kabinet Tokoh-tokoh Indonesia Timur Berang
Jum'at, 31 Oktober 2014 , 04:25:00