Kriminal

Pemain Persikasi Dinjak-injak Tim TNI

Minggu, 13 November 2011 , 04:04:00

TAMBUN SELATAN - Official Persikasi menyayangkan sikap dari tim TNI yang melakukan tindakan amoral dengan melakukan kekerasan pada pemain Persikasi diajang uji coba kemarin. Padahal, pertandingan uji coba ini hanya untuk mematangkan teknik yang sudah diajarkan.

Namun sangat disayangkan, pertandingan diciderai dengan ulah pemain dari TNI dengan cara menginjak-injak pemain Persikasi. Asisten Pelatih Persikasi, Heriyanto menceritakan kronologis pemukulan yang dilakukan oleh tim TNI kepada Persikasi.

Awalnya, tim TNI bermain kasar, tapi tidak ditanggapi oleh pemain Persikasi. Namun tim TNI tidak henti-hentinya melakukan permainan dengan kasar. Saeolah-olah tidak ada  niatan untuk bermain secara baik. Kekerasan dengan takling terus dilakukan oleh tim TNI. Melihat gaya permainan yang sudah tidak sehat,  wasit pun menghentikan pertandingan. Padahal waktu pertandingan masih tersisa 15 menit.

Masih menurut Heriyanto, saat pertandingan dihentikan, Noval Sanjaya mengadukan ulah pemain dari tim TNI yang berlaku kasar ke pelatih TNI.  Bukannya mendapatkan simpati, malah cemoohan yang didapat.

Terjadilah adu mulut antara Noval dengan pelatih tim TNI. Dengan seketika muncul pemain TNI dari belakang dan langsung memukul Noval. Noval pun terjatuh dan langsung diinjak-injak oleh pemain TNI tersebut.

Heriyanto sangat menyayangkan tindakn tim dari TNI tersebut. Semestinya tim dari TNI tidak perlu bersikap kasar dengan nak-anak Persikasi. Apalagi usia mereka juga lebih muda. Semestinya tim TNI bisa memberikan contoh bermain bola dengan baik."Kami sangat menyayangkan peristiwa itu, kenapa bisa terjadi," cetusnya.

Karena ulah dari tim TNI ini, dua pemain persikasi mengalami luka serius di kepalanya. Sebab mereka diinjak-injak usai pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk Persikasi. "Ada dua pemain kami yang terluka, salah satunya Nova Sanjaya," terang Heriyanto dengan nada kesal.

Sementara salah satu pendukung Persikasi, Maman mengaku sangat menyesalkan insiden seperti ini. Maman pun meminta kepada persikasi untuk mewaspadaai dalam memilih tim uji coba. Jangan sampai tim yang disiapkan untuk berkompetisi di devisi satu ini nanti malah menjadi pelampiasan anarkis lawan uji cobaanya.

"Harus hati-hatilah. Keselamatan juga harus dikedepankan," tegasnya.

Menurutnya, permainan sepak bolaa sarat dengan emosi. Jangan sampai nantinya ketika bermain di luar kandang akan seperti ini. Manajemen persikasi dituntut untuk mengambil tindakan tegas terhadap ulah tim dari TNI ini."Kalau tidak ada tindakan tegas, yang bakal menjadi korbannya adalah anak-anak," tandasnya. (hum)

Berita Terpopuler

Ketua Fraksi Demokrat Ditangkap di Trans Kalimantan
Kamis, 18 Desember 2014 , 12:35:00
Golkar Ingatkan Jokowi Hati-Hati dengan Rini
Kamis, 18 Desember 2014 , 11:20:00
FHI Minta Honorer K2 Diberi Afirmasi
Kamis, 18 Desember 2014 , 10:36:00
Pemerintah Beli Tanah Lapindo Rp 781 Miliar
Jum'at, 19 Desember 2014 , 06:04:00
Ini Cara Dahlan Iskan Manfaatkan Gedung BUMN
Kamis, 18 Desember 2014 , 13:28:00
Empat Perusahaan tak Sanggup Bayar UMK Rp1,9 Juta
Jum'at, 19 Desember 2014 , 05:56:00