Nasional

BKN Belum Tetapkan NIP CPNS dari Honorer K1

Selasa, 11 September 2012 , 14:49:00

JAKARTA - Meski PP tentang pengangkatan honorer tertinggal menjadi CPNS sudah diterbitkan, namun Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menetapkan satupun NIP dari pegawai baru. "Sampai saat ini Direktorat Perencanaan Kepegawaian dan Formasi BKN belum pernah menyiapkan satu formasi pun untuk tenaga honorer kategori satu (K1) maupun K2. Kalau ada penetapan NIP bagi tenaga honorer itu berarti diluar sistem,” tegas Kasubbag Publikasi BKN Petrus Sujendro, dalam keterangan persnya, Selasa (11/9).

Khusus K2, dia menegaskan BKN belum pernah mempublikasikan databasenya secara resmi karena masih dalam proses pembuatan. "Masih diproses datanya. Yang masuk ke BKN ada sekitar 600 ribuan. Tapi itu masih harus diverifikasi dan validasi lagi," ucapnya.

Dia menambahkan, jika ada pelanggaran terkait penyelenggaraan kepegawaian, hal tersebut dapat dilaporkan pada Deputi Bidang Pengendalian Kepegawaian (Dalpeg) BKN untuk ditindaklanjuti.

"Kalau proses pemberkasan NIP memang sementara jalan. Tapi bukan berarti sudah ditetapkan. Jadi kalau ada oknum pegawai BKN yang mengaku tahu tentang penerbitan NIP, jangan sungkan-sungkan melaporkan ke BKN," imbaunya.

Seperti diketahui, Presiden SBY telah menerbitkan PP Honorer Tertinggal bernomor 56 Tahun 2012 pada Mei lalu.

Adapun pokok-pokok materi PP 56 itu, meliputi pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi CPNS, yang dilakukan untuk mengisi formasi 2012 berdasarkan data hasil verifikasi serta validasi tim pusat (Kemenpan&RB, BKN, dan BPKP) yang telah diumumkan ke publik. Sedangkan honorer K2, pengangkatannya melewati seleksi kelengkapan administrasi, ujian tertulis kompetensi dasar, dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer. (esy/jpnn)

Berita Terpopuler

Aksi Brutal Polisi di Musala, MUI: Ini Sudah Penghinaan
Rabu, 26 November 2014 , 21:06:00
Adik Ahok Ngamuk di SPBU
Kamis, 27 November 2014 , 01:02:00
Duit Suap Rp 2,9 Miliar di Tas Merah Berlambang PDIP
Rabu, 26 November 2014 , 22:04:00
Polisi Serang Mahasiswa di Musala, Alquran Jadi Berserakan
Rabu, 26 November 2014 , 18:34:00
Yusril Ingatkan Jokowi soal Risiko Larang Menteri ke DPR
Rabu, 26 November 2014 , 18:42:00
Yusril Tegaskan Keabsahan Ahok Jadi Gubernur
Rabu, 26 November 2014 , 20:26:00