Nasional

Pemerintah Siapkan NIP bagi 49.714 Honorer K1

Jum'at, 07 Desember 2012 , 18:01:00

JAKARTA - 49.714 tenaga honorer kategori satu (K1) yang dinyatakan tidak bermasalah lagi kini bisa bernapas lega. Pemerintah akhirnya memutuskan bahwa pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi mereka akan dimulai ekan depan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno mengungkapkan, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), telah menyepakati pemrosesan NIP bagi 49.714 tenaga honorer K1 itu. Sementara 21 ribu tenaga honorer lainnya yang tersebar di 45 daerah masih harus diverifikasi lagi.

"Jadi yang sudah beres kita selesaikan tahun ini juga. Sedangkan sisanya yang datanya belum beres, masih di tim quality assurance dulu," kata Eko kepada JPNN, Jumat (7/12).

Saat ini, lanjutnya, tim teknis sedang bekerja menyiapkan dokumen teknis yang diperlukan. Dokumen ini nantinya akan diserahkan ke Kantor Regional (Kanreg) BKN untuk tahap pemberkasan.

"Pemberkasan akan dilakukan di masing-masing Kanreg BKN. Diharapkan honorer yang dinyatakan clear bisa ke Kanreg BKN terdekat," ujarnya.

Untuk keperluan pemberkasan, pemda dan Kanreg BKN akan mengumumkan kapan honorer harus mengurus berkas pengangkatannya. Eko menegaskan, proses pemberkasan merupakan langkah terakhir bagi honorer untuk resmi menyandang status CPNS.

"Mudah-mudah semuanya berjalan sesuai yang diharapkan. Kalau kemudian ditemukan ada data yang dipalsukan misalnya akte kelahiran, ijazah atau SK honorer, maka BKN punya hak untuk menganulir honorer bersangkutan," terangnya.

Usai mendapatkan NIP, honorer yang sudah menjadi CPNS akan masuk ke proses penetapan SK oleh kepala daerah. Dengan mengantongi NIP dan SK, pegawai yang bersangkutan sudah bisa mendapatkan haknya sebagai PNS. (Esy/jpnn)

Berita Terpopuler

Jokowi Seminggu Berkuasa, Tangkapan Pertama Arsyad
Kamis, 30 Oktober 2014 , 07:04:00
Publik Diminta Siap-Siap Kecewa dengan Jokowi-JK
Kamis, 30 Oktober 2014 , 00:30:00
Kalau Capres Tak Mau Dibully, Lebih Baik Jadi Tukang Gorengan
Rabu, 29 Oktober 2014 , 21:42:00
Kepergok Ngamar dengan Mantan Istri di Hotel
Kamis, 30 Oktober 2014 , 08:55:00
Kubu KMP Ancam Bentuk Presiden dan Kabinet Tandingan
Kamis, 30 Oktober 2014 , 10:50:00
Pram Merasa Dicatut dan Tak Mau jadi Badut
Kamis, 30 Oktober 2014 , 16:20:00