Nasional

Bantah Ada Pengumuman Honorer K2 Tahap Dua

Jum'at, 14 Februari 2014 , 17:27:00

JAKARTA--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) mengimbau agar para tenaga honorer kategori dua (K2) lebih berhati-hati dan selektif dalam menanggapi rumor yang berkembang dalam masyarakat terkait pengumuman kelulusan tenaga honorer K2.

Kabag Komunikasi Publik KemenPANRB Suwardi mengatakan, saat ini berbagai modus penipuan dengan menyasar tenaga honorer K2 sangat rawan terjadi.

“Sekarang ini banyak penipuan yang menggunakan jalur media sosial, seperti pesan singkat atau facebook. Hal seperti itu bisa saja terjadi dengan mengambil korban para tenaga honorer,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat  (14/2).

Imbauan tersebut terkait pengaduan guru honorer K2 dari SDN 12 Semper Barat. Mereka mengaku mendapat pesan singkat secara berantai dan mengaku dari Kemen PANRB. Dalam pesan singkat yang disebar melalui forum group honorer Jakarta.

Bunyi pesan singkat berantai itu bunyinya, “Tanggal 19 akan ada pengumuman honorer tahap dua, masih ada lima ribu formasi untuk profesi guru yang masih kosong, dan akan diusahakan untuk diisi oleh honorer Jakarta.”

Kabar berantai itu juga menyebutkan, hari ini (Jumat, 14/2), kelompok honorer K2 dari DKI Jakarta dikumpulkan di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan. Dengan membawa fotocopy Kartu Tanda Pengenal, Surat Keputusan (SK), dan lain-lain.

Lebih lanjut Suwardi menegaskan bahwa pengumuman kelulusan tenaga honorer K2 untuk Provinsi DKI Jakarta yang sudah disampaikan melalui website KemenPANRB, BKN, dan media partner salah satunya JPNN itu sudah final.

Karena itu masyarakat dan para tenaga honorer diminta untuk lebih waspada, dan jangan terbawa oleh rumor yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Penipuan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Honorer harus lebih hati-hati lagi,” tambahnya. (esy/jpnn)

 

Berita Terpopuler

68 Persen Responden Tak Setuju Jokowi Dicap Presiden Boneka
Minggu, 21 Desember 2014 , 16:15:00
Honorer K2 Akan Terus Melawan
Senin, 22 Desember 2014 , 05:05:00
IPW Beri Rapor Merah Atas Kerja Jenderal Sutarman
Minggu, 21 Desember 2014 , 17:34:00
2 Kapal PNG Ditenggelamkan, 4 Lainnya Dalam Proses Hukum
Minggu, 21 Desember 2014 , 18:38:00
Usai Main "Kuda-kudaan" di Hotel, Tiga Pasang Mahasiswa Digerebek
Minggu, 21 Desember 2014 , 19:12:00
Janda, Tarif Rp 800 Ribu Sekali Ngamar
Senin, 22 Desember 2014 , 07:47:00