Nasional

"Kebetulan Saja Trah Soekarno"

Senin, 05 April 2010 , 21:43:00

SANUR - Kabar bahwa ada persaingan di internal keluarga besar Soekarno, khususnya terkait posisi Wakil Ketua Umum yang akan diperebutkan di Kongres Bali, membuat sang Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputeri buka suara. Megawati menegaskan bahwa kondisi internal tetap solid dan dirinya tidak terlibat dalam hal dukung mendukung.

"Kami ini tak mempunyai masalah sebagai suatu keluarga besar Bung Karno,"  ujar Megawati dalam jumpa pers di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Senin (5/4). Hadir dalam jumpa pers itu antara lain suami Megawati yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufik Kiemas, sekjen DPP PDIP Pramono Anung, Ketua Panitia Kongres PDIP Puan Maharani, Prananda Prabowo, serta Puti Guntur Soakarnoputri.

Soal kursi Ketua Umum PDIP yang disebuit-sebut akan diisi keluargaPresiden RI kelima itu menegaskan bahwa masalah itu diserahkan sepenuhnya ke Kongres. Menurutnya, baik Puan Maharani, Puti Guntur Soekarnoputri maupun Prananda Prabowo adsalah kader-kader partai yang telah berkiprah di PDIP.

Karenanya Megawati menganggap wajar jika suatu saat kader-kader itu memegang jabatan fungsional sebagai kader partai, baik di legislatif maupun di eksekutif. "Soal waketum adalah suatu wacana, yang tentunya nanti ditentukan oleh konggres partai," tandas Megawati.

Dalam kesempatan itu Megawati justru meminta agar masuknya keluarga besar Soekarno di elit PDIP tidak dibesar-besarkan. Pasalnya, banyak pula anak-anak politisi senior PDIP yang juga menjadi kader partai berlambang kepala banteng dalam lingkaran hitam itu.

"Pak Mangara (Mangara Siahaan) anaknya sekarang aktif. Pak Yacob Nuwawea anaknya juga aktif. Banyak yang saya bisa sebut termasuk Ara (Maruarar Sirait) anaknya Pak Sabam (Sabam Sirait). Jadi hanya karena kebetulan kalau selalu dikatakan ini trah Soekarno," tandasnya.(aj/jpnn)

Berita Terpopuler

Raja Bonaran Laporkan Bambang Widjojanto ke Bareskrim
Minggu, 25 Januari 2015 , 19:43:00
Mampir ke Rumah Janda Selingkuhannya, PNS Meninggal Dunia
Senin, 26 Januari 2015 , 03:08:00
Dianggap Merendahkan Rakyat, Tedjo Diminta Lengser
Minggu, 25 Januari 2015 , 13:52:00
Abraham Samad Ngerti Hukum Atau Tidak?
Minggu, 25 Januari 2015 , 18:37:00
Kim Jong-un Bakal Lakoni Debut Internasional di Indonesia
Minggu, 25 Januari 2015 , 19:31:00
Tedjo oh Tedjo
Minggu, 25 Januari 2015 , 10:55:00

Berita Terkini

Mensesneg Sebut Keppres Penonaktifan BW Belum Bisa Diterbitkan
Senin, 26 Januari 2015 , 08:57:00
Masuk Tim Kasus KPK vs Polri, Istana Yakin Oegroseno Bisa Netral
Senin, 26 Januari 2015 , 08:46:00
Soal Kisruh "KPK vs Polri", Putra SBY Minta Semua Pihak Menahan Diri
Senin, 26 Januari 2015 , 08:37:00
Ini Aksi Save KPK ala Kaum Muda Banyuwangi
Senin, 26 Januari 2015 , 08:30:00
Jurnalis Tewas Ditembak
Senin, 26 Januari 2015 , 08:22:00
Walah...Manekin Dikira Orang Bunuh Diri
Senin, 26 Januari 2015 , 08:08:00