13 Persen dari Guru yang Ikut Swab Test di Surabaya Positif Covid-19

Rabu, 02 September 2020 – 22:38 WIB
Sejumlah guru di Surabaya melakukan swab test COVID-19. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

jpnn.com, SURABAYA - Jumlah guru yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test (tes usap) di Kota Surabaya, Jawa Timur cukup tinggi, yakni sekitar 13 persen dari total pengajar yang sudah menjalani tes.

Diketahui, sebanyak 3.882 guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pahlawan sudah mengikuti tes usap secara massal dan gratis. Hasilnya sebanyak 393 guru dinyatakan positif Covid-19.

BACA JUGA: Innalillahi, Dokter yang Positif Covid Usai Mengoperasi Pasien itu Meninggal di RSUDZA

Namun demikian, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan hal positifnya bahwa tingkat kesembuhan di daerahnya masih lebih tinggi.

"Jadi, tes usap untuk para guru ini akan terus kami lakukan. Meskipun banyak guru ditemukan positif, tapi tren kesembuhan di Surabaya juga sangat banyak. Yang sembuh itu lebih besar daripada yang sakit, setiap hari sekarang seperti itu," kata Risma di Surabaya, Rabu (2/9).

BACA JUGA: Deklarasi KAMI Yogyakarta Sekalian Demo Besar-besaran?

Pemkot Surabaya akan terus melakukan tes usap massal sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan mengobati yang sakit.

"Fokus saya, ya, memutus mata rantai penyebarannya, dan mengobati yang sudah sakit," ujar Risma.

BACA JUGA: Mardani PKS: Semua Itu Bukan Salah Gubernur, Tetapi Pemerintah Pusat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, hingga saat ini jumlah guru yang sudah melaksanakan tes usa sebanyak 3.882 orang.

Dari jumlah itu, baru 3.082 spesimen yang sudah keluar hasilnya melalui uji PCR Labkesda Surabaya. Dari 3.082 spesimen itu diketahui 393 di antaranya positif COVID-19.

Jumlah ini sama dengan 13 persen dari keseluruhan guru yang dites. Sedangkan sisanya sebanyak 2.675 atau 87 persen dinyatakan negatif COVID-19.

"Untuk guru yang positif langsung kami isolasi. Kalau yang sakit dibawa ke rumah sakit rujukan. Sementara yang tanpa gejala dikarantina di Hotel Asrama Haji," jelasnya.

Dalam sehari Pemkot Surabaya bisa melakukan tes usap terhadap ratusan orang guru. Pada Selasa (1/9) saja, ada 606 guru yang mengikuti swab test di Labkesda Gayungan. Mereka merupakan guru SD, baik negeri maupun swasta yang berasal dari wilayah Surabaya Barat.

"Biasanya kami lakukan tes usap massal itu hingga pukul 11.00 WIB. Alhamdulillah selalu berjalan lancar dan para guru terlihat sangat antusias," tambah Irwan.(Ant/fat/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler