222 Korban Tsunami Selat Sunda, Semuanya WNI, Tak Ada WNA

Minggu, 23 Desember 2018 – 18:52 WIB
Sebuah mobil tersangkut di reruntuhan usai tsunami Selat Sunda menerjang kawasan Carita, Pandeglang. Foto: Kemensos/AFP

jpnn.com, BANTEN - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menerangkan, dari 222 korban tewas akibat tsunami Selat Sunda kebanyakan berasal dari wisatawan.

Namun, semuanya adalah wisatawan lokal. Dia memastikan, tak ada satu pun yang berasal dari warga negara asing.

BACA JUGA: Update Korban Tsunami Selat Sunda: 222 Korban Meninggal

“Tidak ada korban warga negara asing. Semua warga Indonesia. Korban dan kerusakan ini berasal dari empat kabupaten terdampak yaitu di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, dan Tanggamus," katanya.

Sutopo kemudian memerinci, untuk di Kabupaten Pandeglang tercatat 164 orang meninggal dunia, 624 orang luka-luka, dan dua orang hilang.

BACA JUGA: Krisyanto Jamrud Nyaris Jadi Korban Tsunami Banten

Lalu, kerusakan fisik meliputi 446 rumah rusak, sembilan hotel rusak, 60 warung rusak, 350 unit kapal dan perahu rusak, serta 73 kendaraan rusak.

“Daerah yang terdampak di sepuluh kecamatan. Lokasi yang banyak ditemukan korban adalah di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung, dan Kampung Sambolo,” papar dia.

BACA JUGA: Mengenang Sosok Humoris Aa Jimmy, Si Aa Gym KW

Sutopo mengatakan, korban banyak wisatawan karena sedang berwisata di sepanjang Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita.

Kemudian, di Kabupaten Serang tercatat sebelas orang meninggal dunia, 22 orang luka-luka, dan 26 orang hilang. Untuk kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan.

Sedangkan korban di Kabupaten Lampung Selatan tercatat 48 orang meninggal dunia, 213 orang luka-luka dan 110 rumah rusak. “Lalu di Kabupaten Tanggamus terdapat satu orang meninggal dunia,” tandas dia. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Update Korban Tsunami Selat Sunda: 168 Orang Meninggal


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler