3 Bulan Hilang, Jasad Rustana Sutarji Ditemukan Membusuk

Senin, 12 April 2021 – 00:06 WIB
Retana bersama nelayan di Pantai Jayanti, Cianjur, Jawa Barat, menemukan jenazah wisatawan asal Cianjur yang dilaporkan hilang terbawa gelombang tiga bulan yang lalu, Minggu (11/4). Foto: ANTARA/Ahmad Fikri

jpnn.com, CIANJUR - Jasad wisatawan bernama Rustana Sutarji (23) warga Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, yang dilaporkan terbawa arus tiga bulan lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal.

"Kondisi tubuh korban sudah membusuk, saat ditemukan mengambang di pinggir pantai. Korban merupakan wisatawan asal Cianjur yang dilaporkan hilang terbawa arus saat berlibur di pinggir pantai," kata Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sofyan saat dihubungi, Minggu (11/4).

BACA JUGA: Guru di Papua Ditembak Mati KKB, PGRI Keluarkan 5 Pernyataan Sikap

Saat ini, jasad korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Limbangsari, Cianjur.

Pihak keluarga yang sebelumnya sudah pasrah karena hingga batas pencarian tubuh korban tidak kunjung ditemukan, akhirnya merasa tenang.

BACA JUGA: 18 Penduduk Lereng Gunung Ile Api Ditemukan Meninggal Dunia

"Jasad korban langsung dibawa pihak keluarga ke Cianjur guna dimakamkan di pemakaman umum yang tidak jauh dari rumah orang tuanya di Desa Limbangansari," kata Irfan.

Anggota Retana Kecamatan Cidaun Sandi Guntara mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan Ahad siang di Poponcol Muara Cisela yang merupakan perbatasan antara Desa Cidamar dan Karangwangi, dimana awalnya nelayan melihat tubuh korban mengambang dan melaporkan ke Retana.

"Jasad korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi korban dilaporkan hilang terbawa arus, saat ditemukan kondisi korban yang hanyut sejak 24 Januari itu, dalam kondisi membusuk," katanya.

Petugas gabungan yang terdiri dari Retana Cidaun, Polsek Cidaun, Danramil, nelayan setempat serta pihak perikanan langsung mengevakuasi korban ke darat dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.

"Kami mendapat laporan awal dari nelayan dan langsung menuju lokasi yang disebutkan untuk melakukan evakuasi," katanya.

Sebelumnya Rustana dilaporan hilang terbawa gelombang di perairan Jayanti Minggu (24/1) silam, saat berenang bersama beberapa orang temannya.

Korban diduga berenang terlalu ke tengah, sehingga terseret gelombang ke tengah laut, tim SAR gabungan sempat melakukan pencarian hingga satu pekan, namun hingga batas waktu habis, jasad korban tidak berhasil ditemukan. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler