3 Kapal Perang, 1 Helikopter dan 550 Prajurit TNI AL Dikerahkan Menjaga Perairan Bali

Kamis, 26 Mei 2022 – 11:26 WIB
Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto (tengah) berbincang dengan Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo (kiri) dan Komandan KRI Sultan Hasanuddin Letkol Laut (P) Ahmad Ahsan (kanan) di atas KRI Sultan Hasanuddin saat apel gelar pasukan pengamanan GPDRR 2022 di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu (25/5/2022). ANTARA/Naufal Fikri Yusuf

jpnn.com, DENPASAR - Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan TNI AL mengerahkan tiga Kapal Perang Republik Indonesia, yakni KRI Sultan Hasanuddin, KRI Keris dan KRI Surabaya, menjaga wilayah perairan Bali saat Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

“KRI surabaya stand by untuk sewaktu-waktu digerakkan dalam kegiatan ini," kata Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto di Denpasar, Rabu (25/5).

BACA JUGA: Dramatis, Kapal TNI AL Memburu, Tembakan Dilepas Berkali-kali, Target Berhasil Kabur

Selain mengerahkan KRI, pihaknya dalam pengamanan GPDRR 2022 juga menyiagakan satu helikopter dan sea rider di kawasan Nusa Dua untuk kepentingan kedaruratan.

"Helikopter akan digunakan untuk mengantisilasi kedaruratan, sedangkan sea rider kami juga siapkan untuk apa pun pergerakan-pergerakan sehingga nanti bisa menuju lokasi apa yang diperlukan,” kata Iwan Isnurwanto di didampingi Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo.

BACA JUGA: Mahfud MD dan Tito Menghadiri Pencanangan Gerbangdutas di Talaud, TNI AL Melibatkan 2 KRI

Dia menambahkan sekitar 550 orang prajurit TNI AL juga dikerahkan dalam pengamanan GPDRR 2022, baik dari unsur KRI, Lanal Denpasar serta personel dari helikopter.

Menurut Iwan, seluruh personel ini telah sesuai dengan pengawakan yang sudah ditentukan. 

BACA JUGA: Sepekan Lagi, KRI Dewaruci Bawa Laskar Rempah Menjelajah Surabaya hingga Kupang

“Kami akan meng-cover dan melaksanakan penyekatan area di laut di mana tempat pelaksanaan GPDRR sehingga tidak ada wahana laut yang masuk dan menembus daerah tersebut," ungkapnya.

Selain melakukan pengamanan wilayah laut, TNI AL juga menyiagakan para prajurit di kawasan pelabuhan dan pangkalan untuk menyisir berbagai daerah dan area guna menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan GPDRR 2022.

"Dengan adanya dua filter dari laut dan pelabuhan ini kami harapkan tidak ada gangguan apa pun yang bisa mengganggu pelaksanaan GPDRR 2022. Kami selaku unsur pengamanan sektor laut harus ambil bagian dan berkomitmen untuk menyukseskan kegiatan ini," ujar Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler