30 Ekor Landak Jawa Dilepasliarkan

Rabu, 13 November 2019 – 00:40 WIB
Ilustrasi sejumlah petugas melepasliarkan landak jawa beberapa waktu lalu. Foto: Bali Zoo/Antara

jpnn.com, BOYOLALI - Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melepasliarkan 30 ekor landak Jawa atau histrix javanica, di kawasan Gunung Merbabu atau di atas Desa Ngagrong Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali, Selasa (12/11).

Menurut Kepala Balai TNGMb Junita Parjanti, lokasi pelepasan 30 ekor landak tersebut sudah dikaji dan dipilih sendiri peneliti dari LIPI dengan typologi habitat yang sesuai dengan kriteria tempat tumbuh satwa dilindungi itu.

BACA JUGA: Berburu Landak, Warga Kudus Temukan Gua Indah

Areal pelepasan satwa landak tersebut di kawasan Merbabu yang beberapa saat lalu mengalami kebakaran hebat. Akibat kebakaran itu, selain beragam tumbuhan yang mati, juga banyak satwa yang punah.

Menurut dia, dengan program pelepasliaran landak tersebut diharapkan dapat merestorasi kembali anasir-anasir ekosistem kawasan Merbabu yang sempat terganggu karena kebakaran hutan.

BACA JUGA: Ular Raksasa Ini Mati setelah Memangsa Landak seberat 13 Kilogram, Ini Fotonya

"Pelepasan landak dipilih di areal jurang yang sangat jauh dari ladang atau permukiman penduduk. Lokasi pelepasan ada tiga tempat, yaitu atas daerah Kecamatan Ampel dua titik dan satu lainnya di atas Pakis," kata Junita.

Menurut dia, 30 ekor landak tersebut merupakan satwa hasil penangkaran dan sekaligus riset dari LIPI yang indukannya bersumber dari Gunung Merbabu Boyolali dan Gunung Lawu di Karanganyar.

Umur landak yang dilepasliarkan sekitar dua tahunan. Landak sudah diberi semacam chips (GPS), sehingga nanti secara reguler LIPI akan memonitor keberadaan landak tersebut.

Direktur KKH Ditjen KSDAE Kementerian LHK Indra Exploitasia berharap pelepasliaran landak dapat memulihkan ekosistem Merbabu dan dapat melestarikan keberadaan jenis landak ini.

"Satwa landak di Indonesia ada empat jenis dari kepunahan di alam," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler