35 Negara Ikuti Parade Kapal Perang di Indonesia

Selasa, 29 Maret 2016 – 02:15 WIB
Danguspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI T.S.N.B. Hutabarat selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Komodo 2016 melepas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar-590 di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/3). KRI ini mengangkut personel Satgas Komodo 2016. FOTO: DOK.Koarmabar for JPNN.om

jpnn.com - JAKARTA – Sebanyak 35 negara akan mengikuti parade kapal perang Angkatan Laut di di Padang dan Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 12-16 April 2016. Parade kapal perang ini merupakan bagian dari kegiatan International Fleet Review (IFR) atau parade kapal perang, 2th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) dan 15th Western Pacific Naval Symposium (WPNS).

Adapun negara peserta dalam Komodo Exercise 2016 ini adalah Australia, Bangladesh, Brunei Darussalam, Cambodia, Canada, dan Chile. Selain itu, Columbia, China, England, France, India, Indonesia, Japan, Korea Selatan, Kuwait, Laos, Malaysia, Mexico, Myanmar, Netherland, New Zealand, Pakistan, Peru, Philippine, Papua New Guinea, Qatar, Rusia, Singapore, Saudi Arabia, Srilangka, Thailand, USA, Timor Leste dan Vietnam.

BACA JUGA: Soal LHKPN, Akom: Yakinlah Sebentar Lagi Ketahuan

Terkait kegiatan internasional tersebut, Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlaarmabar) Laksamana Pertama TNI T.S.N.B. Hutabarat selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Komodo 2016 melepas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar-590 di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (28/3). KRI ini mengangkut personel Satgas Komodo 2016.

Satuan Tugas tersebut akan melaksanakan latihan multilateral yang puncaknya diselenggarakan tanggal 12-16 April 2016 di Padang dan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

BACA JUGA: Sudah 4 Tahun Berstatus Tersangka Baru Ditahan Sekarang, Kok Bisa?

Event Komodo 2016 terdiri dari International Fleet Review (IFR) atau parade kapal perang, 2th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) dan 15th Western Pacific Naval Symposium (WPNS) yang rencananya diikuti 35 negara.

Menurut Kepala Dispenarmabar, Letkol Laut (KH) Ariris Miftachurrahman, pergeseran personel sebanyak 4.000 orang dan material serta peralatan pendukung Satgas Komodo 2016 diberangkatkan secara bertahap sejak tanggal 28 Maret 2016 sampai dengan tanggal 8 April 2016 dari Jakarta menuju Padang, Sumatera Barat dengan menggunakan beberapa jenis KRI. Antara lain KRI jenis Bantu Angkut Personel (BAP), Landing Platform Dock (LPD), dan Landing Ship Thank (LST) yang ada di jajaran TNI Angkatan Laut.  

BACA JUGA: Ini yang Bikin Korps Marinir TNI AL Disegani Lawan

Komodo 2016 terdiri dari tiga  kegiatan besar mengusung beberapa tema antara lain untuk kegiatan International Fleet Review (IFR) yang  lego jangkar di Perairan Teluk Bayur.

Dalam kegiatan IFR ini bertemakan “Brotherhood With All Great Seaman”. Sedangkan untuk para ABK akan melaksanakan kegiatan-kegiatan maritime hospitality terdiri dari city tour, city parade dan melaksanakan olahraga bersama, selaju sampan dan beach soccer serta kegiatan budaya culinary, cultural dinner dan band performance.

Kegiatan kedua yaitu latihan bersama  dengan tajuk Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) yang kedua dengan tema “Readiness and Cooperation for Peace”. Kegiatan ini diikuti 35 negara.

Dalam kegiatan Komodo 2016 ini akan juga dilaksanakan workshop, maritime exhibition, Engineering Civic Action Program (Encap) dan Medical Civic Action Program (Medcap) di Padang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai (Pulau Siopora dan Siberut).

Sedangkan kegiatan ketiga yaitu Western Pacific Naval Symposium (WPNS) yang merupakan forum bagi pemimipin Angkatan Laut negara-negara di kawasan Pasifik. Kegiatan WPNS ini merupakan yang kelimabelas di mana WPNS pertama kali dilaksanakan pada tahun 1988.

Tujuan dari WPNS  adalah untuk meningkatkan kerjasama angkatan laut di kawasan Pasifik sebelah barat lewat diskusi berbagai permasalahan kemaritiman,  baik tingkat kawasan maupun global serta merupakan forum di mana sesama pelaut profesional berbagi informasi dan pendapat. Tema WPNS kali ini adalah “Maritime Partnership for Stability in Western Pacific Region”.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Staf Ahli Dewie Yasin Ajarkan Cara Cari Fee Proyek APBN


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler