4 Alasan Wanita Baik Sering Mengalami Patah Hati

Kamis, 15 April 2021 – 07:56 WIB
Ilustrasi wanita. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - BANYAK yang mengatakan jika wanita baik selalu lebih bahagia dalam kehidupannya, apalagi dalam urusan asmara.

Padahal, banyak juga wanita baik yang sering dikecewakan pasangannya.

BACA JUGA: 4 Alasan Pasangan Belum Bisa Terbuka dengan Anda

Berikut ini alasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Tidak menyadari

BACA JUGA: Saat Sedang Kasmaran, Wanita Menunjukkan 4 Sikap Ini Lho

Anda bisa jadi terjebak pada cinta buta. Padahal di luar sana, ada banyak pria baik yang lebih pantas menjadi pendamping Anda.

Jangan tutup mata dan hati Anda. Mulailah untuk menyadari ada sosok lebih baik daripada dia.

BACA JUGA: 5 Makanan Ini Bisa Obati Patah Hati yang Anda Alami

2. Tidak mengerti

Anda tidak memiliki kriteria seperti apa seorang pria yang baik itu.

Bisa jadi karena Anda tidak mengerti atau tidak mau ambil pusing dengan detail pria yang baik.

Anda harus bisa mendeskripsikan pria baik, agar ke depannya bisa mendapatkannya.

Anda bisa membuat daftar karakteristik pria yang benar-benar baik.

Sebelum itu, Anda harus tanyakan pada diri sendiri pria yang bagaimana dibutuhkan.

3. Tidak tahu

Anda mungkin sudah menyadari dia bukanlah pria yang baik.

Namun Anda bingung dan tidak tahu bagaimana mengakhiri hubungan dengannya.

Anda harus cukup memberanikan diri untuk berpisah dengannya demi kebahagiaan diri Anda sendiri.

4. Tidak ingin

Anda takut jika setelah berpisah dengannya akan melajang lama.

Anda takut kesepian dan tidak ingin sendiri.

Jika selalu berpikir seperti ini, maka Anda tidak akan bisa mendapat pria baik.

Anda sama saja menyakiti diri sendiri dengan mempertahankan hubungan bersama pria yang salah.

Buanglah pikiran-pikiran negatif. Anda pasti bisa dengan cepat mendapatkan pengganti dia yang jauh lebih baik.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Wanita   Pasangan   Patah Hati   Pria   

Terpopuler