jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Kamis (11/8) tentang rekaman CCTV terkait kejadian pembunuhan Brigadir J beredar, sebuah fakta soal sikap Putri Candrawathi saat penggeladahan terungkap, hingga Mahfud MD sebut ada hal sensitif dalam kasus Brigadir J. Simak selengkapnya!
Jangan lupa ya, tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena pandemi Covid-19 belum berakhir.
1. Beredar Rekaman CCTV Menyangkut Pembunuhan Brigadir J, Irjen Dedi Bilang Begini
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo angkat suara mengenai rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan detik-detik sebelum kejadian pembunuhan Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Rekaman CCTV yang telah beredar di media sosial itu memperlihatkan perjalanan Putri Candrawathi dan Brigadir J dari Magelang hingga tiba di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo di Sanguling, Jakarta Selatan.
Dalam rekaman pengawas yang beredar itu memperlihatkan Brigadir J Bharada E, Irjen Ferdy Sambo hingga Putri Candrawathi, bahkan ajudan lain Pati Yanma Polri tersebut.
Baca selengkapnya, klik link di bawah:
Beredar Rekaman CCTV Menyangkut Pembunuhan Brigadir J, Irjen Dedi Bilang Begini
2. Terungkap, Ini yang Dilakukan Putri Candrawathi Saat Penyidik Menggeledah Rumah Ferdy Sambo
Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo turut menyaksikan saat penyidik tim khusus (timsus) Polri menggeledah rumah pribadinya di RT 07 RW 02 Jalan Saguling, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (9/8).
Ketua rukun tangga setempat, Yosef mengatakan Putri hanya menangis ketika penyidik menggeledah.
"Iya, dia menangis terus di kamar, susah kami berkomunikasi," kata Yosef dikutip dari Antara, Rabu (10/8).
Baca selengkapnya, klik link di bawah:
Terungkap, Ini yang Dilakukan Putri Candrawathi Saat Penyidik Menggeledah Rumah Ferdy Sambo
3. Ada Link Pendataan Honorer di Google Form, BKN Kembali Bersuara
Makin banyak saja informasi terkait seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kera (PPPK) beredar di media sosial. Parahnya, ada informasi yang tidak jelas sumbernya, tetapi malah dipercayai honorer.
Teranyar, ada link pendataan honorer di Google form yang ramai beredar di grup-grup honorer.
Pendataan tersebut bukan hanya untuk guru, tetapi juga nonguru.
"Ini ada yang share Google form pengisian data honorer K2, non-K2, pegawai tidak tetap (PTT), guru tidak tetap (GTT), pegawai non-PNS. Semua tenaga non-ASN disuruh mengisi formulir itu," kata Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih kepada JPNN.com, Kamis (11/8).
Baca selengkapnya, klik link di bawah:
Ada Link Pendataan Honorer di Google Form, BKN Kembali Bersuara
4. Amarah Ferdy Sambo Memuncak Setelah Putri Candrawathi Melapor Soal Ini
Tim khusus (timsus) Polri sudah memeriksa Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan di Mako Brimob, Kota Depok, Jawa Barat itu, Ferdy Sambo mengungkap motifnya melakukan pembunuhan.
Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan Ferdy Sambo mengaku marah seusai mendapat laporan dari istrinya, Putri Candrawathi.
Baca selengkapnya, klik link di bawah:
Amarah Ferdy Sambo Memuncak Setelah Putri Candrawathi Melapor Soal Ini
5. Soal Motif Pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD: Terakhir Muncul karena Perkosaan, Sensitif
Menko Polhukam Mahfud MD mengaku memperoleh banyak informasi tentang motif pembunuhan terhadap Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Timsus sendiri belum menyampaikan ke publik mengenai motif pembunuhan yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo.
"Banyak, banyak, saya dapat bocoran," kata Mahfud MD dalam sebuah diskusi yang disiarkan akun stasiun televisi di YouTube, Rabu (10/8) malam.
Baca selengkapnya, klik link di bawah:
Soal Motif Pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD: Terakhir Muncul karena Perkosaan, Sensitif
Yuk, Simak Juga Video ini!
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Bharada E Sudah Bicara, Campur Tangan Ferdy Sambo Terungkap, Masih Ada Kejutan Lain
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi