5 Khasiat Tak Terduga Suka Mengonsumsi Jengkol, Penyakit Kronis Ini Langsung Ambyar

Kamis, 16 Desember 2021 – 05:41 WIB
Jengkol. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - APAKAH Anda menyukai jengkol? Memang banyak orang yang tidak menyukai konsumsi jengkol.

Hal ini karena jengkol  bisa menimbulkan bau mulut dan aroma kencing yang tidak sedap setelah mengonsumsinya.

BACA JUGA: Benarkah Jengkol Bermanfaat Bagi Penderita Diabetes?

Namun tahukah Anda, jengkol tidak selamanya buruk dan justru baik Anda konsumsi.

Sebab, jengkol mengandung banyak antioksidan yang bisa menjadi senjata melawan radikal bebas di dalam tubuh.

BACA JUGA: Jangan Ragu Konsumsi Jengkol, Bisa Basmi Sel Kanker Lho

Jenis antioksidan yang dimiliki adalah polifenol, falavoniod, terpenoid, dan alkaloid.

Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co

BACA JUGA: Benarkah Jengkol Bisa Mengatasi Penyakit Jantung?

1. Mencegah Diabetes

Jengkol bisa mencegah timbulnya penyakit diabetes. Sebab, di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya.

Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air.

Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh para penderita gangguan ginjal.

Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol.

Tanda ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat adalah sulit berhentinya buang air kecil.

2. Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat jengkol adalah bisa mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh Anda para penderita diabetes.

Jengkol mengandung zat gula yang 'bersahabat’ dengan para penderita diabetes.

Zat gula pada jengkol merupakan zat gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.

Zat gula yang mudah terurai pada jengkol ini kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh.

Proses penguraian zat gula yang sempurna tidak akan menimbulkan timbunan gula darah di dalam tubuh.

3. Menangkal Radikal Bebas

Jengkol mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, B1, B2, dan C.

Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan bisa meningkatkan ketajaman indera penglihatan.

Vitamin A dan vitamin C juga berperan sebagai zat antioksidan.

Manfaat antioksidan dikenal ampuh menangkal zat-zat radikal bebas penyebab penyakit kanker.

4. Mencegah Anemia

Jengkol kaya akan zat besi, di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh.

Anda pastinya tahu bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang.

Akibatnya, suplai oksigen dan zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.

Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat makanan pada sel akan menurunkan fungsi atau kinerja sel.

Tak heran jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, dia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan tidak bersemangat.

Khusus wanita, mengonsumsi jengkol saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.

5. Mengatasi Masalah Penyempitan Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar.

Kandungan mineral pada jengkol ternyata bisa melebarkan pembuluh darah yang menyempit, serta mencegah pembuluh darah menyempit kembali.

Agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya tidak memasak jengkol terlalu matang (overcooked).(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler