5 Tips dari PLN Agar Aman dari Sengatan Listrik saat Banjir

Selasa, 21 Desember 2021 – 17:48 WIB
PLN membagikan tips aman dari sengatan listrik saat banjir melanda. Ilustrasi: dok PLN

jpnn.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) menyatakan salah satu hal yang perlu diwaspadai saat musim penghujan adalah banjir.


Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan demi keselamatan, masyarakat harus memitigasi dampak banjir, salah satunya pada instalasi listrik.

BACA JUGA: Seperti ini Strategi PLN untuk Dongkrak Konsumsi Listrik Nasional

Berikut adalah hal yang harus dilakukan saat terjadi banjir:

1. Mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB)

Agung menyebutkan hal pertama yang harus dilakukan saat rumah terendam banjir yaitu mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter.

BACA JUGA: Gardu Induk PLN di Jakbar Terbakar, Maaf, Listrik di Sejumlah Wilayah Padam

Hal itu untuk menghindari bahaya sengatan listrik.

2. Cabut peralatan listrik

Masyarakat harus mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak. Taruhlah alat elektronik ke tempat yang lebih aman.

BACA JUGA: Institut Teknologi PLN Resmi Buka Prodi Baru

"Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi," ujarnya.

3. Lapor ke PLN

Jika terjadi banjir dan listrik belum dipadamkam oleh PLN, maka masyarakat harus segera melapor melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

"Selain itu, hubungi juga instansi terkait penanggulangan bahaya banjir," imbuhnya.

4. Keringkan semua alat elektronik

Menurut Agung listrik akan dipadamkan oleh PLN apabila rumah warga terendam banjir atau aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir.

"Keamanan dan keselamatan pelanggan merupakan hal yang paling utama bagi kami," ungkap Agung.

Kemudian, lanjut dia, jika banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering.

"Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik," kata dia.

Aliran listrik untuk masyarakat akan dilakukan dengan didahului oleh penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT, RW atau tokoh masyarakat setempat.

5. Pakai sepatu boots

Agung menyebut agar makin aman, masyarakat yang akan memasuki kawasan banjir juga perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots yang kedap air.

Menurut dia, hal itu penting untuk menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor saat melewati genangan air.

"Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin," kata dia.

Selain itu, masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar.

"Sangat berpotensi menimbulkan arus bocor," jelas Agung. (mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler