6 Bandara Ini Dapat Insentif dari AP I

Jumat, 30 Oktober 2015 – 16:13 WIB
Bandara. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - PT Angkasa Pura (AP) I memberikan insentif kepada perusahaan penerbangan di bawah pengelolaan perseroan yang berhasil mencapai pertumbuhan trafik penumpang pada triwulan pertama 2015.

Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran Nomor ED.51/KB.09/2015 tentang Pemberian Insentif Pertumbuhan Penumpang Periode Triwulan I Tahun 2015.

BACA JUGA: Ganteng Maksimal! Garuda Indonesia Datangkan Boeing B777-300 ER

"Insentif kali ini diberikan kepada enam bandara di bawah pengelolaan Angkasa Pura I. Insentif ini diberikan untuk penerbangan dalam maupun luar negeri dengan memperhitungkan pertumbuhan penumpang triwulan I-2014, dibandingkan periode yang sama tahun ini," ujar Corporate Secretary Angkasa Pura I Farid Indra Nugraha di Jakarta, Jumat (30/10).

Keenam bandara tersebut yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanudin Makassar, Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Lombok Praya, dan Bandara Sam Ratulangi Manado.

BACA JUGA: Triwulan III 2015, Laba Bersih Jasa Marga Merosot

Adapun pola pemberian insentif yaitu dibayarkan langsung kepada perusahaan penerbanga. Bandara itu juga tidak boleh memiliki utang PJP4U (Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara).

"Kalau masih memiliki tunggakan utang maka pemberian insentif dikompensasikan dengan tunggakan utang PJP4U tersebut. Namun jika memiliki tunggakan utang selain utang PJP4U yang telah dikompensasikan, pemberian insentif bisa dikompensasikan dengan tunggakan utang lainnya," papar Farid.

BACA JUGA: Gawat, Gara-gara Kemarau Panjang PLTA Tidak Bisa Beroperasi

Jika masih ada kelebihan atau sisa insentif yang dibayarkan setelah dikurangi kompensasi terhadap hutang PJP4U dan hutang lainnya, nantinya akan dikompensasikan pada tagihan PJP4U masa jasa berikutnya.

“Total besaran insentif yang diberikan adalah Rp 4,68 miliar. Pemberian insentif ini akan dilakukan oleh Angkasa Pura I selambat-lambatnya 30 November 2015,” tegas Farid. (chi/jpnn)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akhir Oktober, Rupiah Dibuka Menguat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler