JPNN.com

680 KK Terdampak Banjir yang Melanda Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Tangerang

Rabu, 29 Januari 2025 – 10:02 WIB
680 KK Terdampak Banjir yang Melanda Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Tangerang - JPNN.com
Sejumlah warga saat mengevakuasi korban terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Foto: Azmi Samsul Maarif/Antara

jpnn.com, KABUPATEN TANGERANG - Sebanyak 680 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Banten.

Banjir melanda Kabupaten Tangerang itu akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Selasa (28/01).

BACA JUGA: Hujan Guyur Jakarta, Banjir Merendam Kawasan Monas

"Terdapat lima kecamatan terdampak, datanya bisa bertambah, karena belum dilaporkan secara resmi oleh tiap kelurahan atau kecamatan yang terdampak," kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang Agun Guntara, Rabu (29/1).

Agun mengatakan bencana banjir yang berdampak terhadap ratusan KK ini merendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 centimeter sampai dengan 1 meter.

BACA JUGA: Hujan Semalaman, 53 RT & 23 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir, Berikut Perinciannya

Menurut Agun, banjir di wilayah kecamatan tersebut telah melanda di puluhan rukun tetangga (RT) dan beberapa desa.

Adapun jumlah kepala keluarga dari wilayah itu di antaranya seperti di Desa Mekarsari, dan Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg sebanyak 431 KK

BACA JUGA: Curah Hujan Tinggi, Enam Ruas Jalan di Jakarta Utara Terendam Banjir

Kemudian di kawasan perumahan Griya Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan dengan jumlah terdampak sebanyak 74 KK.

Selanjutnya, wilayah Kampung Pisangan, Sepatan sebanyak 175 KK.

"Sejak tengah malam tadi banjir melanda Kecamatan Sepatan, Pasar Kemis, Perumahan Duta Bandara, Teluknaga, Kosambi dan Rajeg. Ini masih laporan sementara masih dilakukan pendataan," katanya.

Dia mengungkapkan berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, sebanyak lima wilayah kecamatan di daerah itu dilanda banjir.

Kelima kecamatan itu, yakni Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan, Teluknaga dan Kosambi.

Dari jumlah korban yang terdampak musibah banjir, menurut Agun, belum sepenuhnya terdata secara keseluruhan.

Sebab, aparatur wilayah hingga petugas BPBD masih melakukan asesmen atau pendataan di lapangan.

"Karena pihak kelurahan atau desa dan kecamatan belum memberikan data yang resmi. Jadi yang dilaporkan ini bersifat sementara," ungkapnya.

Hingga kini, tim BPBD Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan dan monitoring di beberapa titik terjadinya bencana banjir.

Upaya tersebut dilakukan untuk menangani dan evakuasi terhadap korban yang membutuhkan bantuan.

Untuk pendistribusian bantuan logistik atau keperluan pangan, kata Agun, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan dinas terkait serta bidang rehabilitasi dan rekonstruksi pada kebencanaan.

"Penanganan dari bidang pemadam dan penyelamatan sudah disiagakan. Perahu karet untuk evakuasi warga disiapkan bila dibutuhkan," ujar dia. (antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler