ABK KM Bahagia Hilang di Laut Natuna, Basarnas Sudah Bergerak

Minggu, 08 Januari 2023 – 13:47 WIB
Tim SAR sesaat sebelum melakukan pencarian menggunakan KN Sasikirana di Pelabuhan Penagi, Natuna, Kepri, Ahad (8/1/2023). (ANTARA/HO KPP Natuna/Cherman)

jpnn.com - NATUNA - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna Mexianus Bekabel membenarkan ada informasi seorang anak buah kapal (ABK) KM Bahagia Natuna hilang saat melut di perairan Natuna. ABK itu diketahui bernama Raden Bambang Firman Alamsyah (18).

"Benar, ada Informasi yang kami terima dari agen KM Bahagia Natuna sekitar pukul 20.00 WIB kemarin," kata Mexianus Bekabel di Natuna, Minggu (8/1).

BACA JUGA: Begini Nasib 37 ABK ARK Shiloh yang Tenggelam di Perairan Sungsang Banyuasin

Dia mengatakan tindakan awal yang telah dilakukan ialah berkomunikasi dengan KM Bahagia Natuna melalui Radio HF Frekuensi 8650.0 Khz berkoordinasi dengan TNI, Kepolisian, PSDKP Natuna, Polairud, dan unsur-unsur lain yang ada di Pulau Laut dan Pulau Serasan.

"Basarnas dari pelabuhan Penagi sudah bergerak ke lokasi pencarian," tambahnya.

BACA JUGA: Ada 36 ABK, Kapal Crane Batu Bara Tenggelam di Laut Banyuasin

Seperti diketahui KM Bahagia Natuna beranggotakan delapan orang berangkat dari Tanjung Balai Karimun menuju Laut Natuna untuk mencari ikan sejak 16 November 2022.

Kapal berwarna biru berbendera Indonesia sempat melakukan bongkar muat di Pelabuhan Selat Lampa Natuna pada 1 Desember 2022.

BACA JUGA: ABK Kapal Ikan Terjatuh di Laut Aru, Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian

Selanjutnya, pada 6 Januari 2023, KM Bahagia Natuna lego jangkar pada posisi koordinat 4°35.000'N 109°55.000'E pukul 23.00 WIB.

Hingga akhirnya pada 7 Januari 2023 diketahui bahwa seorang rekan mereka tidak berada di kapal pada pukul 04.00 WIB saat hendak melakukan pengecekan kru ABK.

Hingga Informasi tersebut dilaporkan oleh Agen Kapal kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna (Kakansar Natuna) pada 20.00 WIB, telah melakukan upaya pencarian sejak korban dinyatakan hilang.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi, Budiman melalui Operator Komunikasi yang bersiaga pada hari itu langsung berkoordinasi dengan agen Kapal, Kepala Unit Siaga SAR Pulau Laut, Kepala Unit Siaga SAR Serasan juga PSDKP Natuna untuk menggali informasi tersebut.

Setelah mendapati informasi terkait data-data Kapal dan Korban yang hendak dicari, Kansar Natuna mencoba memetakan jarak dari Pelabuhan Penagi menuju LKP sejauh 100 Nm dengan heading (arah tujuan) 66.77° dan estimasi waktu tempuh mencapai 6 jam dengan kecepatan KN SAR Sasikirana 17 kts. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler