Ada Oksigen Gratis di Kota Bogor

Kamis, 29 Juli 2021 – 17:02 WIB
Pemkot Bogor menyediakan oksigen di kantor kecamatan untuk warga terpapar COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri. Foto: ANTARA/HO/Pemkot Bogor

jpnn.com, BOGOR - Warga Kota Bogor, Jawa Barat, terpapar COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dan membutuhkan oksigen kini tak perlu khawatir.

Pemkot Bogor telah menyiapkan tempat pengisian oksigen di setiap kecamatan.

BACA JUGA: Mayjen Hasanuddin: Saya Akan Menindak Tegas Oknum Anggota TNI AD yang Terlibat Kasus Tersebut

"Di setiap kecamatan disediakan lima tabung oksigen berukuran 6m3 setiap hari untuk kebutuhan warga terpapar COVID-19," kata Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau persediaan oksigen di Kantor Kecamatan Bogor Utara, Kamis.

Menurut dia, warga terpapar COVID-19 yang sedang menjalani isoman di rumah bisa mengisi ulang oksigen di kantor kecamatan, dengan membawa tabung kecil.

BACA JUGA: Pengantar Paket Online Ditemukan di Pinggir Jalan, Tangan dan Kaki Terikat, Mulut Disumpal

"Pengisian oksigen di kantor kecamatan ini gratis untuk warga terpapar COVID-19 yang sedang isoman, selama persediaan masih ada," katanya.

Bima menjelaskan, disediakannya lima tabung oksigen berukuran 6m3 di kantor kecamatan untuk mengantisipasi kebutuhan warga yang sedang menjalani isoman.

"Jangan sampai ada warga meninggal dunia karena tidak dapat oksigen,” katanya.

Karena, tingkat keterisian pasien positif COVID-19 di rumah sakit sakit masih tinggi, dan warga terpapar COVID-18 yang menjalani isoman di rumah juga banyak.

"Ada sekitar 3.000-an orang," katanya.

Bima mengingatkan, warga Kota Bogor yang sangat membutuhkan oksigen untuk keluarganya yang sedang isoman, dapat menghubungi petugas di kantor kecamatan.

"Mulai saat ini di setiap kantor kecamatan, disediakan lima tabung oksigen besar, untuk mengisi ulang tabung oksigen kecil. Lima tabung besar dapat diisi ulang ke 20 tabung kecil," katanya.

Bima Arya mengakui jumlah ini masih sangat terbatas. "Insyaallah bisa ditambah secara bertahap. Mudah-mudahan bisa membantu warga yang kondisinya darurat di rumah," katanya. (antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler