Ada Permintaan Dari Penyerang Sayap PSS Sleman Pada PSSI

Kamis, 14 Januari 2021 – 22:01 WIB
Aksi penyerang sayap PSS Sleman Irkham Zahrul Mila saat mengikuti sesi latihan tim. (ANTARA/HO/PSSleman.id)

jpnn.com, SLEMAN - Penyerang sayap PSS Sleman Irkham Zahrul Mila punya permintaan khusus pada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru.

Irkham meminta agar Liga 1 Indonesia musim 2020 sebaiknya dianggap selesai dan fokus menatap musim kompetisi 2021.

BACA JUGA: Target Pemain Baru United Itu Trofi Liga Premier dan Champions

"Menurut saya Liga 2020 sebaiknya disetop dan dilanjutkan dengan kompetisi Liga 2021," ujar Irkham dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Kamis (14/1).

Permintaan Liga 1 dihentikan juga disuarakan klub maupun pemain lain.

BACA JUGA: Aston Villa Terpaksa Mengambil Tindakan Tegas

Persib salah satunya, meminta PSSI menyudahi kompetisi 2020 serta fokus membenahi hal-hal yang dirasa kurang dan perlu dilakukan perbaikan.

Apabila kompetisi tetap digelar pada Februari seperti rencana awal, dinilai akan berjalan berantakan.

BACA JUGA: Kebijakan PSSI Terhadap Timnas U-16 dan U-19

Klub akan sulit mengumpulkan pemain asing yang pulang ke negaranya imbas pengetatan keluar-masuk suatu negara.

Selain itu, persiapan juga tak bisa dilakukan secara mendadak.

Tak hanya Irkham, suara yang sama pun diutarakan gelandang PSS Sleman Jefri Kurniawan.

Ia mengusulkan agar lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia yang direncanakan bisa digelar pada Februari, sebaiknya dihentikan saja.

PSSI sebaiknya fokus merancang sistem kompetisi untuk musim baru.

“Lebih baik setop untuk memutar kompetisi 2020, fokus ke Liga 2021 dengan persiapan lebih matang," ujar Jefri.

Menurut Jefri, federasi tak boleh membiarkan nasib sepak bola Indonesia terkatung-katung di tengah ketidakpastian dan harus segera memutuskannya.

Apalagi alasan dahulu ngotot kompetisi harus berlanjut karena ada gelaran Piala Dunia U-20 yang sudah tereliminasi setelah FIFA menundanya.

Apa pun keputusan PSSI nantinya bakal menjadi pijakan bagi klub dalam menentukan langkah yang akan diambil ke depannya.

Pemain juga tak dihinggapi rasa khawatir apalagi kontrak mereka rata-rata habis pada Desember 2020.

"Bukan cuma untuk kebaikan pemain, tapi juga untuk kebaikan klub, operator dan demi kemajuan sepak bola Indonesia. Apalagi event Piala Dunia U-20 di Indonesia juga ditunda," kata dia.

PSSI dan PT LIB sendiri berencana akan memutuskan nasib kompetisi pada 15 Januari.

Pertemuan itu sendiri dilakukan untuk menemukan jalan keluar terkait Liga 1 dan 2 musim 2020, yang diliburkan sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19.

Hasil dari kegiatan tersebut nantinya diberikan kepada PSSI yang akan membahasnya dalam rapat Komite Eksekutif (Exco).

Awalnya, PSSI dan LIB mengutarakan keinginan Liga 1 dan 2 dapat diputar pada Februari 2021.

Akan tetapi, ketiadaan izin dari Polri hingga adanya pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa dan Bali membuat keinginan tersebut sulit terwujud.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler