Agar Bisnis Selaras dengan Filantropi

Rabu, 04 November 2015 – 09:05 WIB
Ilustrasi.

jpnn.com - JAKARTA – Channel NewsAsia bersama Tahir Foundation menggelar diskusi bersama pemimpin industri regional untuk membahas tentang bagaimana perkembangan bisnis di Asia. Selain itu mereka membahas bagaimana filantropi dapat memberi dampak positif secara regoional.

Head of MediaCorp’s News and Premier Segments, Debra Soon mengatakan, ekonomi asia berkembang pesat dengan banyak cara yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

BACA JUGA: Lima Tempat Paling Angker di Indonesia yang Pantas Dikunjungi saat Perayaan Halloween

“Sekarang ini saatnya bagi kita untuk menetapkan prinsip dasar dalam mendayagunakan strategi filantropi yang berakar pada nilai-nilai,” kata Debra.

Ya, filantropi adalah tindakan seseorang yang mencintai sesama manusia. Dia akan menyumbangkan waktu, uang, dan tenaganya untuk menolong orang lain. Istilah ini umumnya diberikan pada orang-orang yang memberikan banyak dana untuk amal. Biasanya, filantropi seorang kaya raya yang sering menyumbang untuk kaum miskin.

BACA JUGA: Klik BCABisnis Hadirkan Kenyamanan Bersama Sriwijaya Air Group

Nah, kata Debra, bisnis and filantropi di asia merupakan sebuah gagasan yang cemerlang dalam menghadapi tantangan yang ada.

Tak sampai di situ, dia mengatakan bahwa bisnis yang sukses adalah bisnis yang menemukan keseimbangan antara tanggung jawab ekonomi, sosial dan lingkungan dalam setiap aktivitas yang ada. 

BACA JUGA: Ekonomi Melambat, Produsen dan Pemasaran Harus Tampil dengan Konsep Kuat

Karena itulah Channel NewsAsia bersama Tahir Foundation memperkenalkan sebuah prakarsa baru dalam program yang diberi nama Changing Lives: Business and Philanthropy in Asia. Tentu saja tujuannya adalah untuk mendorong bisnis agar selaras dengan filantropi. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wahai Para Mafia Daging, Ini Peringatan Jokowi untuk Kalian!


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler