Agen Asuransi Tewas Membusuk di Kamar

Sabtu, 12 April 2014 – 10:44 WIB

jpnn.com - SAGULUNG - Kamal Risky Mustafa (45), asal Makassar, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas membusuk di kamarnya di Perumahan Bumi Sakinah, Blok Mekkah nomor 1, Tembesi Pos, Sagulung, Jumat (11/4) sekitar pukul 09.00 WIB.

Diperkirakan jasad Risky, yang keseharian bekerja sebagai agen asuransi Prudential, Batamcenter tersebut sudah tergeletak tak bernyawa selama empat hari.

BACA JUGA: Gubernur Babel Klaim Warganya Dukung Jokowi Nyapres

Saat ditemukan Risky terbaring di atas kasur tipis dan hanya mengenakan kain sarung tanpa baju. Sementara ke dua tangannya direbahkan, diduga Risky menahan sakit jantung yang dideritanya sebelum meninggal dunia. Saat itu di dekat korban juga terdapat laptop yang terbuka.

"Saya sudah lama tak ketemu dengan dia (Risky). Jadi saya kebetulan lewat mampir kerumahnya. Karena pintu terkunci, saya intip dari jendela kamar yang terbuka sedikit dan baunya busuk sekali," kata Alimuddin, warga yang pertama kali mengetahui Risky tewas.

BACA JUGA: Gempa 4,6 Skala Richter di Pinrang, Sidrap Ikut Bergetar

Alimuddin yang merasa curiga dengan adanya bau busuk dari dalam kamar Risky, kembali ke rumah dan melaporkan kepada Istrinya. Akhirnya Alimuddin bersama warga lainnya mendatangi lokasi untuk memastikan dari mana sumber bau busuk itu.

"Saya kira bangkai tikus. Tahunya Risky sudah tergeletak di dalam kamarnya. Saya curiga karena motor beserta kainnya dijemuran sudah lama di luar," ujarnya.

BACA JUGA: Demokrat Hanya Unggul di Satu Dapil

Dari keterangan Alimuddin, Risky merupakan warga baru di perumahan tersebut. Diketahui korban memiliki dua orang anak dan semenjak memutuskan berpisah bersama istrinya, Risky menyewa rumah itu satu bulan yang lalu.

"Iya dia baru tinggal di sini, tapi sering main ke rumah. Bahkan saya waktu pemilu pergi juga kerumahnya, motornya ada, tapi tak ada yang nyahut waktu dipanggil," kata Alimuddin.

Tri, teman kerja korban mengatakan memang beberapa bulan lalu Risky pernah mengeluh sakit di bagian dada. Namun korban enggan menceritakan kepada orang lain. Tri menambahkan selama menderita sakit, Risky susah dihubungi dan tertutup.

"Orangnya (Risky) gendut sekali, dia pernah bercerita sakit di bagian dada. Sudah beberapa hari ini hand phone (HP) nya tak aktif," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Ipda Rasmen Simamora, di lokasi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kematian Kamal. Tapi diduga kuat tewas akibat penyakit yang dideritanya.

"Tak ada ditemukaan tanda-tanda kekerasan. Sampai saat ini laporan barang-barang yang hilang juga tak ada," kata Simamora.

Simamora menambahkan Risky diduga sudah meninggal sekitar tiga hingga empat hari yang lalu. Pasalnya, jenazah sudah dalam keadaan busuk. "Untuk memastikan kematian jenazah akan dibawa ke RS Otorita Batam, untuk dilakukan visum," pungkasnya.(cr5)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ibu Asyik Nonton Televisi, Dua Balita Terbakar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler