Aida Dinia: Saat Ayah Sakit Stroke, Ada Tiga Kucing Selalu Menemaninya

Selasa, 26 Februari 2019 – 05:28 WIB
Aida Dinia Fahira ketika bercengkrama dengan kucing jalanan yang ditampung di rumahnya. Foto: Sutrisno/Radar Banjarmasin/JPNN.com

jpnn.com - Aida Dinia Fahira tak tega melihat ada kucingKmenderita di jalanan. Dia pun berinisiatif menampung sejumlah kucing liar, agar dapat dirawatnya dengan baik.

SUTRISNO, Banjarbaru

BACA JUGA: Tak Terima Kucingnya Sering Diusir, Siram Tetangga dengan Air Keras

Wanita bercadar itu memelihara semua kucing yang dipungutnya dari jalanan. Semua kucing itu ditampungnya di kediamannya, di Perumahan Guntung Paring Permai I, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalsel.

Saat wartawan Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group) pada Sabtu (23/2) ke sana, Aida tampak sedang bercengkrama dengan kucing-kucing yang dirawatnya. Selain itu, dia juga memberi obat ke beberapa kucing yang sakit.

BACA JUGA: Waspadai 5 Penyakit Bawaan dari Hewan Peliharaan Anda

Dengan hati-hati dia mengeluarkan satu per satu kucing dari dalam kandang, kemudian diminumkan obat sirup menggunakan alat suntik atau spuit. "Beginilah rutinitas saya setiap hari. Memberi makan dan mengobati kucing," kata Aida.

BACA JUGA: Kucing – Kucing Mati Bergelimpangan di Perumahan Elite

BACA JUGA: Rumah Penitipan Diserbu Kucing Selama Lebaran

Dia mengungkapkan, total ada 40 lebih kucing yang sudah ditampungnya. Sebagian besar dalam kondisi sakit, lantaran hidup tak sehat di jalanan. "Kucing-kucing ini ada yang saya pungut sendiri. Sebagian, orang yang mengantar ke sini," ungkapnya.

Aida mengaku mulai menampung kucing liar sejak November 2018. Hal itu dilakukannya, karena merasa kasihan dengan kehidupan kucing di jalanan. "Mereka tak ada yang merawat dan memberi makan. Kadang ada yang tertabrak mobil dan mati kelaparan," ucapnya.

Keinginan kuatnya untuk menampung kucing jalanan juga terinspirasi dari Almarhum ayahnya yang sangat menyukai kucing.

"Saat ayah sakit stroke, ada tiga kucing yang selalu menemaninya. Beliau terlihat bahagia dan tertawa ketika bercengkrama dengan kucing-kucing itu," kata Aida.

Saat ayahnya meninggal dunia pada Juli 2018 ketiga kucing itu pun merasa kehilangan. Bahkan, beberapa bulan kemudian dua diantaranya ikut mati. "Ini kucingnya sisa satu, masih saya rawat," ucapnya, sambil menunjuk seekor kucing berwarna coklat di dalam kandang.

Dia mengaku merawat kucing-kucingnya dengan baik. Makanannya pun tak sembarangan. Jika sakit, pasti diberi obat atau diperiksa ke klinik dokter hewan. "Saya tidak memberi mereka nasi, karena glukosa-nya tinggi. Setiap hari, makanannya ikan segar dan pakan kering khusus kucing," ucapnya.

Diungkapkannya, dalam sehari puluhan kucing peliharaannya menghabiskan dua kilogram ikan segar. Juga beberapa kantong makanan kering ikan. "Kalau tidak diselingi dengan makanan kering, kemungkinan lebih banyak lagi ikan yang akan habis," ungkapnya.

Ditanya, berapa biaya yang dihabiskan untuk merawat kucing-kucing yang ditampungnya. Aida merincikan, untuk sekitar 40 ekor kucing yang dirawatnya sekarang biaya yang dikeluarkan bisa sampai Rp4 juta perbulannya. "Itu belum termasuk biaya operasi kucing yang sakit parah dan membeli kandang baru," ujarnya.

Untuk menutupi biaya perawatan yang cukup besar itu, dia mengaku menerima sumbangan dari para donatur. Sebab, jika ditanggungnya sendiri pendapatannya sebagai penyuplai herbal Arab dan katering kue tidak akan cukup.

BACA JUGA: Dunia Kedokteran Akui Kumis Kucing Ampuh Keluarkan Batu Ginjal

"Kalau dijumlah, pendapatan saya Rp4,7 juta perbulan. Itu cukup untuk makan kami sekeluarga dan keperluan anak-anak. Karena saya sudah bercerai dengan suami," ungkapnya.

Aida pun mempersilakan kepada para donatur yang ingin ikut menyumbang untuk keperluan kucing-kucing di shelter-nya.

"Bagi masyarakat yang ingin menyumbang bisa langsung mentransfer ke rekening saya di Bank BNI Syariah 0698281666," pungkasnya. (ris/by/ran)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hindari Kucing, Taksi Malah Kecelakaan


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler