Airlangga dan Sekjen OECD Bahas Langkah Menjadi Negara Maju Berpendapatan Tinggi

Kamis, 13 Juli 2023 – 07:43 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Secretary General of OECD Mathias Cormann yang dilakukan secara virtual pada Selasa (11/07). Foto: Dok Kemenko Perekonomian

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia terus meningkatkan hubungan kerja samanya dengan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) semenjak 2007.

Perkembangan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan OECD menjadi pembahasan dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Secretary General of OECD Mathias Cormann yang dilakukan secara virtual pada Selasa (11/07).

BACA JUGA: Menko Airlangga: Hambatan Perdagangan seperti Bea Masuk Tinggi Harus Dikurangi

Airlangga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh OECD dalam bentuk kajian, review, diseminasi kebijakan global dan praktik bisnis yang mapan.

"Serta dukungan terhadap upaya Indonesia untuk meningkatkan standar kebijakan dan regulasinya," ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (13/7).

BACA JUGA: Menko Airlangga Dorong Peningkatan Produktivitas dalam Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah Indonesia dan OECD tersebut merupakan implementasi dari Framework of Cooperation Agreement (FCA) and Joint Work Program (JWP) yang disusun berdasarkan kepentingan dan prioritas strategis Indonesia.

OECD yang beranggotakan negara maju senantiasa mempromosikan standar regulasi dan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

"OECD membagikan kepada Indonesia bagaimana pengalaman negara anggota OECD lain dalam memanfaatkan keunggulan demografis dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh Indonesia dalam rangka menuju negara maju dan berpendapatan per kapita tinggi,” tutur Menko Airlangga.

Politikus Golkar itu menjelaskan bahwa Indonesia saat ini berfokus untuk mendorong pemanfaatan keunggulan demografis Indonesia yang akan mencapai puncaknya dalam kurun waktu 13 tahun atau pada 2035.

Indonesia memiliki visi untuk menjadi negara maju berpendapatan tinggi sebagaimana dijabarkan dalam Visi Indonesia Emas 2045.

"Oleh karena itu dibutuhkan usaha bersama oleh seluruh pemangku kepentingan pada setiap lini, baik pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup," pungkas Airlangga.

Sekjen OECD Mathias Cormann mengungkapkan Indonesia merupakan mitra strategis OECD baik selaku key partner, maupun mitra strategis di tingkat kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik.

OECD siap memberikan dukungan terhadap Indonesia baik dalam kerangka implementasi FCA dan JWP, maupun prioritas strategis Indonesia menuju negara maju.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral/Co-Sous Sherpa G20 Indonesia dan Director for OECD Global Relations and Co-operation yang juga merupakan Sherpa OECD untuk G7, G20, dan APEC.(jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Airlangga   OECD   Negara maju   Ekonomi   G20  

Terpopuler