AKBP Sultan: Oknum Pegawai di Sini Hanya Makan Gaji Buta, Kasihan Masyarakat

Jumat, 22 April 2022 – 16:01 WIB
Kapolres Intan Jaya, AKBP Sandi Sultan. (foto AKBP Sandi Sultan for JPNN.com)

jpnn.com, INTAN JAYA - Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan menyebut masyarakat di wilayah hukumnya sangat merindukan fasilitas dan pelayanan dari pemerintah.

Sebab, sejak rentetan penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) sejak 2019 hingga sekarang, fasilitas kesehatan dan pendidikan sudah tidak ada di sana.

BACA JUGA: Seluruh Petugas Bandara Bilorai Intan Jaya Kabur, Pasukan TNI & Polri Beraksi, Lihat Itu

Sultan menyebut hal itu dikarenakan para pegawai negeri sipil (PNS), guru, dan tenaga kesehatan memilih pergi meninggalkan di Intan Jaya

Padahal, kata Sultan, situasi di Intan Jaya saat ini sudah kondusif.

BACA JUGA: Prajurit TNI Ditembak KKB di Intan Jaya Papua, Begini Kondisinya

"Iya, di sini (Intan Jaya) tidak ada pelayanan bagi masyarakat," kata dia ketika dihubungi JPNN, Jumat (22/4).

Perwira menengah Polri ini mengatakan sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintah sudah tidak ada pegawainya.

BACA JUGA: Lebih dari 20 Orang KKB Menyerang Aparat Lewat Dua Arah

"Semua sudah pergi meninggalkan tempat tugas, sementara masyarakat terus meminta agar ada jaminan itu," ujar Sultan.

Polisi dengan pangkat dua melati di pundak ini mengaku sudah pernah berkomunikasi dengan pimpinan daerah, bahkan telah diterbitkan instruksi Bupati Intan Jaya, namun sayangnya tidak dihiraukan para pegawai.

"Bupati pernah keluar perintah agar pegawai kembali, namun faktor keamanan yang menjadi alasan, padahal aparat TNI-Polri sudah memberikan jaminan," ujar dia.

Menurut dia, pelayanan pemerintah di Sugapa, selaku ibu kota Intan Jaya saja lumpuh, bagaimana dengan wilayah yang jauh.

"Kasihan masyarakat ingin diperhatikan," tegasnya.

Dia menyebut untuk mengisi kekosongan pelayanan pemerintah, TNI-Polri kerap melayani kesehatan dan pendidikan warga. 

“Kami juga melakukan tugas dari dinas perhubungan untuk mengatur di bandara, ini kami lakukan untuk masyarakat, sementara oknum-oknum pegawai hanya menerima gaji buta" tegasnya.

Dia menyebut saat ini Polri berusaha hadir dengan berbagai program untuk menyejahterakan masyarakat.

Orang nomor satu di Polres Intan Jaya ini pun menantang apabila ada pihak yang menilai ucapannya tidak benar untuk bisa datang langsung melihat kondisi masyarakat di tempatnya bertugas. (mcr30/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mobil Aparat Ditembaki KKB Kelompok Egianus di Nduga, Begini Kondisinya


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Muhammad Cholid Ridwan Abubakar Sangaji

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler