Akibat Insiden Tolikara, Chris Brown Batalkan Konser

Rabu, 22 Juli 2015 – 22:02 WIB
Chris Brown. Foto: flavorwire.com

jpnn.com - PARA penggemar aktor dan penyanyi Chris Brown yang ingin menonton aksi kekasih Rihanna di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD Serpong terpaksa harus gigit jari. 

Pasalnya, rencana konser Chris yang digelar pada 25 Juli 2015 dinyatakan batal. Hal tersebut dikemukakan Rangga Ibiza, perwakilan E-Motion selaku pihak promotor di detik-detik kedatangan Chris.

BACA JUGA: Suzy Tolak Bintangi Drama Cheese in The Trap

"Tadinya kami masih menunggu kepastian dari pihak Chris Brown, tapi rupanya mereka tidak bisa datang," ujarnya seperti dikutip dari INDOPOS (Grup JPNN), Rabu (22/7).

Rangga mengatakan, pembatalan konser Chris bukan lantaran ketidaksiapan promotor dalam menggelar konser. Namun, lebih kepada kondisi keamanan di lingkungan Indonesia yang memang tegang, salah satunya insiden Tolikara, Papau, beberapa waktu lalu. 

BACA JUGA: Ternyata Orang Ini yang Ngetwit di Akun Pelantun Pacar 5 Langkah Setelah Meninggal

"Rupanya mereka telah melihat kondisi keamanan di Indonesia yang belakangan ini menjadi masalah yang sensitif di antaranya kerusuhan di Tolikara, Papua," ucapnya.

Meski insiden tersebut terjadi di Papua. Namun, sebagai penyanyi internasional, SOP (Standard Operational Procedure) tetap menjadi prioritas manajemen Chris. 

BACA JUGA: Pelantun Pacar 5 Langkah Meninggal Jam 04.00, Pukul 06.00 Masih Ngetwit, Begini Bunyinya

Oleh karenanya, pihak promotor pun tidak bisa berbuat banyak akan pembatalan tersebut. "Jadi mereka melihat juga soal itu. Jadi alasannya soal keamanan," katanya. 

Sebab, sebelum melakukan konser, sekecil apapun masalah keamanan yang sedang terjadi di Indonesia, menjadi pantauan pihak manajemen musisi asal Paman Sam itu."Kasus sekecil apapun yang terjadi di sini jadi perhatian," tandasnya.

Seperti diketahui Chris Brown dijadwalkan menggelar pertunjukkan musik di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD Serpong, pada 25 Juli 2015. 
Promotor telah menyediakan 10 ribu tiket yang dibagi menjadi lima kelas di antaranya Rp750 ribu untuk kelas silver, Rp1 juta (festival), Rp1,25 juta (gold), Rp1,75 juta (VIP), dan Rp2,5 juta (platinum). 

"Semuanya tiket akan kami kembalikan sesuai dengan kelas yang mereka beli," paparnya. 

Chris sebelumnya juga meminta kepada promotor pelayanan yang semuanya harus VIP. Arnold Limasnax, CEO E-Motion, promotor kedatangan Brown ke Jakarta dalam jumpa pers belum lama ini mengatakan, permintaannya tidak jauh berbeda dengan artis internasional pada umumnya, semuanya harus VIP. Tapi yang unik adalah dia minta diantar pakai Big Black SUV.

Chris juga menjanjikan konser megah dan kaya akan permainan cahaya serta multimedia untuk para penontonnya. Itu menjadi permintaan tambahannya kepada promotor. Ia meminta panggung berukuran 20 x 15 meter dengan layar seluas 160 meter persegi. Pelantun No Air itu juga meminta kapasitas pencahayaan dan tata suara yang terbilang besar. "Sound yang akan disediakan sebesar 100 ribu watt. Tapi yang terpenting adalah keamanan dirinya dan penonton," ujarnya.

Konser Brown di Indonesia terbilang spesial. Sebab, itu bukan merupakan rangkaian dari tur The One Hell of a Nite Tour yang digelar di Amerika dan Eropa. "Kalau tur itu spesifik dari album barunya, jadi pilihan lagunya sedikit. Nah yang di Jakarta ini berbeda karena juga membawa lagu-lagu hit miliknya yang lama, jadi seharusnya pilihan lagunya lebih banyak," katanya. (ash)‎

BACA ARTIKEL LAINNYA... Innalillahi... Pedangdut Cantik Pacar 5 Langkah Tutup Usia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler