Akibat Istri Suuzan Selalu Periksa Ponsel Suami

Rabu, 31 Maret 2021 – 12:55 WIB
Ilustrasi: Radar Surabaya/Jujuk Suwandono

jpnn.com - Rasa saling percaya merupakan modal penting dalam membina rumah tangga. Jika ada satu pihak saja tak percaya kepada pasangan, rumah tangga pun berantakan.

Rumah tangga Donwori dengan Karin -keduanya bukan nama sebenarnya- adalah contohnya.

BACA JUGA: Janda Muda Teperdaya Pria Beristri Mengaku Duda

Karin (32) adalah ibu rumah tangga. Kerjanya pun cuma mengurus suami dan anak.

Adapun Donwori merupakan pegawai perusahaan industri telekomunikasi. Profesi itu membuat pria berusia 32 tahun itu sering berurusan dengan banyak orang, termasuk para wanita.

BACA JUGA: Istri Berbuat Serong, Suami Cari Wanita Lebih Muda

Nah, itulah yang membuat Karin mempunyai pikiran aneh-aneh tentang suaminya. Karena terlalu suuzan, Karin pun sering terlibat cekcok dengan Donwori.

Tak jarang cekcok itu sampai berujung hancurnya barang pecah belah. “Saya dikira selingkuh,” kata Donwori.

BACA JUGA: Rumah Tangga Rontok Gegara Cewek Semok

Menurut Donwori, dirinya memang sering keluar bareng teman seprofesi di kantor. Anggap saja teman kerja Donwori itu dengan panggilan Sephia (27).

Suatu saat Karin melihat Donwori sedang bersama Sephia. Namun, Karin menganggap suaminya pergi bersama Sephia untuk berkencan.

Donwori menegaskan bahwa dirinya pergi bersama Sephia bukan karena berpacaran. "Memang ada urusan pekerjaan dari kantor,” kata Donwori.

Namun, Karin terlalu posesif.  Setiap Donwori pulang kerja, Karin selalu memeriksa ponsel suaminya.

Karin pengin tahu apa saja kegiatan Donwori ketika sedang di luar rumah. Donwori pun hanya bisa bersabar menghadapi istrinya.

“Masalah sepele sering dipermasalahkan,” ujarnya.

Yang membuat Donwori sakit hati ialah ketika Karin marah-marah dan menjadikan anaknya sebagai sasaran. Bocah tanpa dosa yang tak tahu apa-apa menjadi korban kekerasan psikologis dalam rumah tangga.

“Anak saya masih balita," ucap Donwori.

Setelah tahu Karin ternyata seperti itu, Donwori memilih bercerai. Dia tak mau kejiwaan anaknya terganggu.

"Dia (Karin, red) sebagai ibu juga tidak bisa merawat dengan baik, yang ada malah anak saya ditelantarkan,” tegas Donwori.(Radar Surabaya)


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Donwori   Karin   Sephia   Posesif  

Terpopuler