Akses Masuk Stasiun Tangerang Ditutup, Penumpang KRL Mengeluh

Rabu, 20 Juli 2016 – 22:09 WIB
Penumpang KRL. Foto Ricardo/jpnn

jpnn.com - TANGERANG - Jalan akses masuk Stasiun Tangerang dari arah barat, mulai Selasa 19 Juli lalu telah ditutup oleh Pemerintah Kota Tangerang dan aparat kewilayahan setempat.

Penutupan ini langsung menuai keluhan dari para pengguna Commuter Line di Stasiun Tangerang. Protes itu mereka layangkan kepada KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), sebagai operator KRL Commuter Line.

BACA JUGA: Jakarta Dikepung Genangan Air

VP Komunikasi Perusahaan KCJ, Eva Chairunisa, mengatakan saat ini para penumpang mengeluhkan akses keluar masuk yang harus memutar jauh dan melalui Pasar Anyar.

"Akses keluar masuk yang semakin jauh juga dikeluhkan karena sangat menyulitkan bagi pengguna prioritas yang berkebutuhan khusus seperti ibu hamil, lansia, dan pengguna dengan berkebutuhan khusus," kata Eva dalam siaran persnya, Rabu (20/7).

BACA JUGA: Polisi Sterilkan Balai Kota DKI Setelah Ada Ancaman Bom

Dampak penutupan akses masuk stasiun terhadap pelayanan penumpang ini juga telah disampaikan PT KCJ bersama PT KAI Daop 1 dan PT Reska Multi Usaha dalam dua kali rapat koordinasi dengan Dishub dan Kepolisian setempat.

Adapun penutupan yang dilakukan pemda bertujuan untuk mengurai kemacetan di jalan raya depan stasiun lantaran banyaknya angkot yang berhenti menunggu calon penumpang pada lokasi tersebut.

BACA JUGA: Ini Komentar Terbaru Ahok soal Menko Rizal

"Pada prinsipnya KCJ dan KAI Daop 1 sangat mendukung upaya penertiban angkutan umum di sekitar lokasi Stasiun, yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah dan aparat setempat, namun tidak dengan cara menutup akses masuk utama ke arah stasiun karena hal itu akan berdampak dengan terganggunya flow penumpang serta menyebabkan kepadatan di Stasiun," tandas Eva. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Geram sama Rizal Ramli, Ahok: Kalau Gua Karyawan Podomoro...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler