Alasan Azwar Anas Pilih Pariwisata untuk Bangun Banyuwangi

Kamis, 21 September 2017 – 01:40 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) menjadi salah satu rising star di industri pariwisata tanah air.

Kesan negatif yang sempat melekat kuat pada Banyuwangi kini sudah hilang.

BACA JUGA: Kode dari Gus Ipul: Mainkan, Nas!

Banyuwangi kini sangat cantik dan memesona. Taman nan cantik bertebaran.

Event internasional sering digelar. Bandara dipercantik. Amenitas seperti hotel diperbanyak. Semuanya berubah menjadi aduhai.

BACA JUGA: Lihat, Bupati Anas Ceria sama Bu Mega, Gus Ipul dan Bu Risma

Semua itu tak lepas dari tangan dingin Bupati Abdullah Azwar Anas.

Dia mampu menyulap Banyuwangi menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan pariwisata tertinggi di Indonesia..

BACA JUGA: Abdullah Azwar Anas: Saya Serahkan Semuanya ke Bu Mega

Keputusan Anas memilih pariwisata untuk memajukan Banyuwangi terbukti tepat.

Menurut Anas, pariwisata menjadi tumpuan ketika berbagai sektor usaha tengah lesu.

Dia sudah melihat pariwisata bisa mendongkrak kemajuan Banyuwangi seiring

tren minyak dan gas (migas) yang terus menurun.

“Sedangkan sektor pariwisata trennya semakin naik. Bahkan, Eropa growth-nya zero tapi terselamatkan karena pariwisata seperti Italia dan Spanyol. Maka, kami buat dengan cara kreatif dan tumbuh seperti sekarang. Dari tidak ada penerbangan sekarang ada enam flight ke Banyuwangi," kata Anas di Surabaya Selasa (19/9).

Selain terus mengubah wajah Banyuwangi, Anas juga mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal.

Caranya dengan memberi pelatihan berbahasa asing serta internet marketing.

"SDM bagi kami prioritas sejak tahun pertama kami menjabat. Setahun, tiga ribu anak kami kursus internet marketing supaya memasarkan produk dan destinasi masing masing. Banyuwangi memanfaatkan IT untuk mendorong pariwisata," ungkap Anas.

Anas juga terus mempromosikan Banyuwangi dengan menggelar berbagai event.

Hal itu membuat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan domestik melojak.

Anas menambahkan, saat dirinya kali pertama menjabat sebagai bupati, wisatawan ke Banyuwangi hanya 500 ribu.

Kini, kunjungan wisman menjadi 4,3 juta. Sebelum Anas menjadi bupati, kunjungan wisman hanya 4.500. Saat ini, wisman lebih dari seratus ribu.

“Traffic kami cukup tinggi. Homestay kami bangun meski ada beberapa daerah tidak izinkan ada hotel. Kami tidak keluarkan IMB supaya rakyat bisa menikmati pantai yang indah. Tidak semua dirampas atas nama investasi," tegas Anas.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf tak sungkan memuji kinerja Anas.

Menurut pria yang karib disapa Gus Ipul itu, kerja keras Anas sejalan dengan ambisi Jatim menjadikan pariwisata sebagai salah satu tumpuan menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).

“Pembangunan semakin tidak menggunakan APBD makin bagus. Ini suatu hal yang penting digarisbawahi. Apa yang dilakukan Pak Anas bisa jadi inspirasi melakukan kegiatan program yang mengandalkan biaya tanpa APBD. Kita harus mampu mengambil skala prioritas," ungkap Gus Ipul.

Dia menambahkan, Banyuwangi menjadi salah satu pendongkrak kenaikan kunjungan wisatawan ke Jatim.

"Wisatawan nusantara 54 juta lebih. Diperkirakan tahun ini mencapai 56 juta. Wisman menuju angka satu juta. Sekarang 600 ribu. Di antara kabupaten yang menyumbang banyak adalah Banyuwangi," tambah Gus Ipul. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pimpin Rakor dari Mekah, Bupati Anas Minta Laporan soal Dimas


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler