Alhamdulilah, Warga Jateng Dapat Bantuan 38.270 Paket Sembako dari Kemenparekraf

Selasa, 07 Juli 2020 – 19:04 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri acara serah terima paket Dukungan Bahan Pokok Kepada Pekerja Parekraf Terdampak Covid-19. Foto: Instagram

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerima bantuan paket sembako kepada pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Jateng dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sebanyak 38.270 paket sembako itu diserahkan secara langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani.

BACA JUGA: Bagi Para Kepala Sekolah yang Berani Pungli pada Siswa Baru, Ini Peringatan dari Pak Ganjar

Penyerahan dilakukan di depan kantor Gubernur Jateng pada Selasa (7/7).

Usai menerima bantuan, Ganjar secara simbolis melepas ratusan petugas Bhabinkamtibmas yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan itu kepada penerima.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: FPI Tantang KPAI, Anies Baswedan Diminta Berhenti, Imbalan Anak Buah John Kei

"Tentu kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini. Sebab, Pandemi COVID-19 ini telah membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah banyak yang terdampak, istilah saya itu thek sek (mati)," kata Ganjar.

Menurutnya, selama pandemi COVID-19 berlangsung sejak Maret lalu, praktis semua kegiatan pariwisata di Jateng berhenti total.

BACA JUGA: Merapi Mulai Aktif Lagi, Pak Ganjar Langsung Kumpulkan Jajaran di Rapat Khusus

Hal ini membuat ribuan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif kehilangan pendapatan.

"Mereka-mereka pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang besar, tentu masih bisa survive (bertahan). Namun yang kecil-kecil ini semuanya butuh bantuan. Maka, kalau hari ini ada tambahan amunisi ini, tentu akan memperkuat masyarakat di tingkat bawah," tambahnya.

Bantuan paket sembako dari Kemenparekraf itu, lanjut Ganjar, dapat membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang selama ini tidak mendapat pemasukan lebih tenang.

"Kalau dapurnya sudah aman, dia akan bisa berusaha menggelindingkan ekonominya. Ide dan kreativitas pasti muncul. Mudah-mudahan, ini bisa segera bangkit," tegas Ganjar.

Dalam kesempatan itu juga, Ganjar menjelaskan sudah ada 91 destinasi wisata di Jawa Tengah yang mulai dibuka.

Tentunya, destinasi yang sudah dibuka itu sudah melakukan simulasi dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Tetap kami awasi dengan protokol kesehatan yang ketat. Kita tidak mau terjadi gelombang kedua yang diakibatkan karena dibukanya pariwisata," pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani mengatakan, bantuan paket sembako diberikan untuk membantu para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sebab, sejak Pandemi COVID-19 terjadi, hampir semua sektor pariwisata menjadi terdampak.

"Total ada 38 ribu paket sembako yang kami brikan di Jawa Tengah. Jumlah itu masih bisa bertambah, karena kemungkinan ada yang belum tercover," kata dia.

Bantuan paket sembako itu lanjut Rizki juga diberikan ke semua pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Diharapkan dengan bantuan itu, mereka yang sangat terdampak bisa terbantu.

"Harapan kami covid ini segera berakhir dan pariwisata kembali di buka. Memang beberapa sudah ada yang buka, saya ingatkan agar tetap menjaga protokol kesehatannya," pungkasnya. (flo/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler