Anak Dilaporkan Menipu, Bupati Konut Ikut Dipanggil Polisi

Minggu, 14 September 2014 – 14:29 WIB

jpnn.com - KENDARI - Bupati Konawe Utara (Konut), Aswad Sulaiman bakal diperiksa oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara. Pemeriksaan Aswad merupakan rangkain penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Konut, AS Ruslan Aswad yang tidak lain anak Aswad Sulaiman.

Kepala Subbidang Pengelola Informasi dan Dokumentasi (Kasubbid PID) Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumase seperti yang dilansir Kendari News (Grup JPNN.com) menerangkan, bahwa Aswad akan diperiksa sebagai saksi pada Selasa (16/9) mendatang.

BACA JUGA: Belasan Pelamar Gagal Daftar CPNS karena NIK Ganda

Sehari sebelum pemeriksaan Aswad, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan kembali Ruslan Aswad pada Senin (15/9). Jika Ruslan memenuhi panggilan, maka pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan yang kedua buat Ruslan.

Ruslan Aswad dilaporkan oleh seorang pria bernama Arifuddin ke Polda Sultra pada Rabu (13/8), karena dugaan penipuan senilai kurang lebih Rp2,8 miliar. Dalam kasus ini, ikut terseret mantan kadis PU Konut Drs Iswahyudin MSi.

BACA JUGA: Saksi Video Curup Membara Jilid I Mulai Diperiksa

Ruslan Aswad dan Iswahyudin diduga meminta uang kepada Arifuddin untuk biaya operasional Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang digugat pada Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK-RI) pada 2011 lalu. Iswahyudin yang kala itu menjabat Kadis PU Konut, bertindak selaku tim pemenangan Aswad Sulaiman saat masih menjadi calon bupati. Dengan iming-iming diberikan proyek jika Aswad menjabat bupati.

Dijanji demikian, korban pun tak berpikir panjang. Ia lalu memberikan uang tunai secara bertahap kepada AS Ruslan dan Iswahyudin, hingga totalnya mencapai Rp 2,8 miliar. Namun janji tinggal janji. Setelah Aswad Sulaiman menjabat sebagai Bupati Konut, proyek yang dijanjikannya sampai saat ini belum juga ada. (gus/jpnn)

BACA JUGA: Diputusin Pacar Lewat SMS, Pria Ini Tewas Gantung Diri

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Alasan Lurah Lebih Baik Dijabat Perempuan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler