Analisis Pengamat tentang Pertahanan Timnas Indonesia, Ada yang Jalan Kaki di Laga Kedua

Selasa, 21 Desember 2021 – 17:31 WIB
Bek timnas Indonesia Elkan Baggott (kiri) melakukan selebrasi bersama Evan Dimas setelah membobol gawang Malaysia. Foto: PSSI

jpnn.com, JAKARTA - Timnas sepak bola Indonesia sejatinya bermain sangat apik pada ajang AFF 2020 yang digelar di Singapura 5 Desember 2021 hingga 1 Januari mendatang.

Dari empat laga fase grup yang telah dijalani, anak asuh Shin Tae-yong tercatat mencetak 13 gol dan hanya kebobolan empat kali.

BACA JUGA: Timnas Indonesia Vs Singapura: Shin Tae Yong Beri Bocoran Soal Egy Maulana Vikri

Hasil itu menempatkan Evan Dimas Darmono dan kawan-kawannya finis di puncak klasemen Grup B, di atas Vietnam.

Pengamat sepak bola nasional, Weshley Hutagalung menilai ada peningkatan performa para penggawa Timnas Indonesia khususnya di lini belakang.

BACA JUGA: Strategi Shin Tae Yong Berubah-ubah, Bung Kus: Kami Tunggu Kejutan Saat Laga Timnas Indonesia Vs Singapura

Hal itu terlihat dari pertandingan pertama menghadapi Kamboja yang saat itu menang dengan skor 4-2.

Meski kebobolan dua gol, gawang Timnas Indonesia kemasukan melalui bola-bola mati.

BACA JUGA: Tekad Besar Witan Sulaeman Pada Laga Timnas Indonesia vs Singapura

Baru pada pertandingan kedua menghadapi Laos, timnas Indonesia kembali tampil dengan gaya berbeda.

Meski menang telak atas Laos dengan skor 5-1, kekurangan di pertandingan pertama masih belum terlihat diperbaiki pada laga ini.

Skuad asuhan Shin Tae-yong baru memperagakan permainan bertahan yang apik saat menghadapi Vietnam.

Tampaknya pelatih kelahiran 26 Mei 1969 tersebut tidak mau ambil risiko saat menghadapi tim berjuluk The Golden Star itu dengan melakukan strategi bertahan.

Hasilnya cukup baik yang mana Asnawi Mangkualam cum suis sukses menahan imbang anak asuh Park Hang-seo dengan skor 0-0.

"Pertahanan Indonesia sejatinya membaik dari hari ke hari. Pada pertandingan pertama kecolongan dari situasi bola mati dan belum sepenuhnya baik."

"Untuk pertandingan kedua, masih banyak para pemain Indonesia yang belum bertanggung jawab untuk defense dengan jalan kaki seusai hilang bola.”

“Hal itu jelas dikoreksi pada laga melawan Vietnam dan hasilnya terlihat bermain rapi sepanjang pertandingan," ungkap Weshley saat dihubungi oleh JPNN.com, Selasa (21/12).

Pengamat kelahiran 4 Juli 1971 itu menilai performa lini belakang timnas Indonesia saat laga pemungkas melawan Malaysia sangat baik dari dua laga awal.

Pada saat laga Derbi Nusantara, tercatat hingga menit ke-70’ meski Malaysia mencoba menyerang pertahanan Indonesia, tetapi selalu kandas.

Dari tujuh kali tembakan ke gawang, enam di antaranya dilakukan anak-anak Harimau Malaya dari luar kotak penalti.

Hal ini menunjukan bahwa pertahanan Indonesia susah ditembus dan mulai improve.

“Terlepas dari gol pertama seusai kesalahan membuang bola Irfan Jaya, pertahanan timnas sangat baik dan sulit ditembus.”

“Menurut saya sekarang para pemain sudah mengerti apa yang diinginkan Shin Tae-yong dan pelatih asal Korea Selatan itu pintar menempatkan para pemain sesuai kebutuhannya,” ungkap Weshley.

Ujian berikutnya untuk Timnas Indonesia yakni pada partai semifinal AFF 2020 menghadapi Singapura yang berstatus runner-up Grup A.

Laga ini rencananya akan berlangsung pada leg pertama, Rabu (22/12) malam WIB kemudian dilanjutkan pada leg kedua, Sabtu (25/12).(mcr16/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : Soetomo
Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler