Andi Akmal Dorong Pengembangan TN Bantimurung Bulusaraung untuk Tingkatkan PAD

Minggu, 17 Oktober 2021 – 08:43 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

jpnn.com, MAROS - Anggota DPR RI Andi Akmal Pasluddin dan sejumlah anggota Komisi IV DPR  RI melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Rombongan ini sangat terkesan dengan sejuknya suasana kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Selatan ini. 

BACA JUGA: Xiaomi Mi Pad 5, Tablet Anyar dengan Spesifikasi Gahar

Di dampingi Bupati Maros Chaidir Syam, Andi Akmal beserta rombongan Komisi IV DPR RI menyambangi kawasan konservasi, Santuary Kupu-kupu dan air terjun Bantimurung yang keduanya berada di Kawasan Wisata Bantimurung.

Rombongan juga mengunjungi display room untuk mengamati awetan beragam jenis kupu-kupu penghuni Bantimurung Bulusaraung sebagai media edukasi, penelitian, dan ekowisata.

BACA JUGA: Serangan COVID-19 Mengacaukan Target PAD Kota Surabaya, Jauh

Anggota DPR dari FPKS ini mengatakan Taman Nasional Bantimurung merupakan tempat yang sangat eksotis dan perlu untuk terus dikembangkan.

Selain untuk meningkatkan kualitas lingkungan, juga dapat menjadi objek wisata yang akan mendatangkan pendapatan untuk negara maupun untuk daerah.

BACA JUGA: Puji Upaya Gubernur dalam Tingkatkan PAD

Dia sangat terkesan akan adanya kekayaan spesies kupu-kupu di Bantimurung yang dikenal sebagai The Kingdom of Butterfly ini.

Andi Akmal Pasluddin yang juga politikus PKS kelahiran Bone, Sulsel ini menilai keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan Taman Nasional Bantimurung sudah cukup terjalin, hanya tinggal menaikkan jumlah pengunjung.

Pemkab Maros juga perlu memperbaiki sarana prasarana di dalamnya, begitupun dengan membentuk program yang dapat mengajak masyarakat berwisata ke Taman Wisata Nasional Bantimurung, sehingga lokasi tersebut dapat menjadi alternatif menaikkan Penghasilan Asli Daerah (PAD).

“Saya kira Pemkab ini kan kerja sama dengan pusat ya, tentu penyediaan sarana dan prasarana juga penjagaannya menjadi tanggung jawab pemkab. Tentu ini kerja bareng sebenarnya, kerja kolaborasi, jadi walaupun memang ini miliknya pemerintah pusat, tetapi penggunaannya akan dikerjasamakan, sehingga kalau pemerintah daerah ingin mendapatkan PAD besar tentu, harus memperbaharui, harus bisa membuat Taman Nasional ini menarik untuk dikunjungi,” pesan Andi Akmal.

Hadir sejumlah UPT dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Lingkup Sulawesi Selatan menyambut rombongan ini, yakni dari Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, P3E Sulawesi Maluku, BDLHK Makassar, Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi, Balai PPI dan Karhutlah.

Selain itu, BBKSDA Sulawesi Selatan dan Balai Taman Nasional Takabonerate turut menyambut kedatangan rombongan ini.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler