Andritany Ardhiyasa Pengin Wasit Lebih Serius Pimpin Laga Persija

Selasa, 19 Oktober 2021 – 03:37 WIB
Kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa. Foto: (Media Persija)

jpnn.com, JAKARTA - Kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa mengomentari kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra saat Macan Kemayoran takluk 0-1 dari Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2021/22 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10) malam.

Dia berharap, Komite Wasit mengambil tindakan atas keputusan yang sering merugikan timnya.

BACA JUGA: Arema FC Sukses Libas Persija, Selanjutnya Persiraja

Andritany meyakini bukan berarti dirinya ingin pilih-pilih wasit yang memimpin laga Persija. Dengan protes dan kritik keras ini, dia berharap wasit tidak main-main lagi saat mengadili pertandingan Macan Kemayoran.

"Saya tidak tahu apakah bisa mengganti wasit. Yang pasti, siapa pun yang jadi pengadil kami terima, tetapi kami harus lebih hati-hati. Kami harus memberikan tekanan lebih kepada wasit, agar tidak sembarangan lagi kepada Persija," ucap Andritany.

BACA JUGA: Klasemen Liga 1 2021/22 Usai Persib Menang dan Persija Kalah

Saat disinggung soal kelayakan wasit Oki Dwi Putra disanksi atau tidak dengan kepemimpinannya, Andritany menjawab diplomatis. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada ketegasan Komite Wasit.

"Kalau layak disanksi atau tidak, mungkin komite wasit punya pandangan sendiri. Biarkan komite wasit yang memutuskan layak atau tidak, tetapi saya yakin teman-teman (wartawan, red) sendiri bisa menilai dia pantas disanksi atau tidak," pungkas Andritany.

Sebelumnya, Pelatih Persija Angelo Alessio merasa kecewa dengan wasit asal Bandung tersebut. Dalam catatan Alessio, ada beberapa hal yang membuatnya merasa wasit Oki Dwi Putra itu tidak memimpin laga dengan baik.

Terutama saat gol Marko Simic yang dianulir pada masa injury time babak kedua.

"Kami tidak mau dibantu wasit, tetapi berharap yang terbaik. Di babak pertama, kami harusnya mendapat penalti. Kemudian gol Simic, dia menyentuh bola lebih dahulu sebelum kontak," ujarnya, usai laga.

Selain soal keputusan itu, dia mempertanyakan mengapa hanya tiga menit tambahan waktu diberikan. Padahal, banyak momen yang membuat waktu terbuang sepanjang pertandingan di babak kedua. (dkk/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler