Angela Tanoesoedibjo Beber Cara Memikat Wisatawan Milenial

Kamis, 21 November 2019 – 23:56 WIB
Angela Tanoesoedibjo. Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mengatakan, pihaknya akan menciptakan destinasi yang memberikan pengalaman mengesankan bagi generasi milenial.

Selain itu, Kemenparekraf juga akan mengoptimalkan teknologi digital untuk menarik milenial di tanah air dan mancanegara guna mengeksplorasi destinasi-destinasi wisata di Indonesia.

BACA JUGA: Angela Tanoesoedibjo Yakin Bisa Bersinergi dengan DPR

"Milenial itu sukanya experience. Jadi, yang pasti kami harus memberikan experience yang baik buat mereka. Itu yang pertama," ungkap Angela, Kamis (21/11).

Menurutnya, produk yang baik dan sustainable bakal membuat wisatawan akan kembali lagi.

BACA JUGA: Angela Tanoesoedibjo: Wisata Alam dan Budaya Harus Dijaga

"Experience itu yang penting," kata Angela.

Kedua, sambung Angela, milenial juga melihat tren. Untuk itu, akan ada kerja sama dengan influencer dan lain sebagainya untuk meningkatkan promosi. 

Teknologi digital akan dimaksimalkan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

"Anak muda kan getol banget sama digital. Jadi, kami akan lebih galakkan lagi promosi digital," jelasnya 

Dia menambahkan, promosi digital akan menarik, tak hanya wisatawan lokal, tetapi juga dari mancanegara.

Menurut Angela, internet menjadi salah satu sumber informasi andalan bagi wisatawan asing yang ingin datang ke suatu negara. 

Dia menjelaskan, banyak wisatawan asing mencari informasi mengenai destinasi yang mau dikunjungi lewat digital.

“Bisa lewat website dan lain sebagainya. Jadi, kami akan fokuskan ke digital. Bisa melalui website resmi, influencer-influencer, KOL (key opinion leader) dan sebagainya," tegas Angela.

Anak sulung dari lima bersaudara pasangan Hary dan Liliana Tanoesoedibjo itu menyebutkan, website yang informatif dan kerja sama dengan influencer di media sosial menjadi salah satu langkah yang akan ditempuh untuk mempromosikan pariwisata di tanah air.

Tak hanya memanfaatkan kemajuan digital, kata Angela, Kemenparekraf akan menyinergikan pariwisata dengan ekonomi kreatif. Misalnya, mengajak rumah produksi luar negeri untuk mengambil lokasi syuting di berbagai wilayah Indonesia.

"Jadi, pembuatan film itu bisa di Indonesia, background-nya Indonesia. Itu bisa membuat muda mudi yang suka nonton, tertarik dengan Indonesia," tutur Angela. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler