Anggota DPRD Gadaikan SK ke Bank, Diduga untuk Beli Mobil

Kamis, 18 September 2014 – 07:56 WIB

jpnn.com - PASAMAN - Sebulan setelah diambil sumpah sebagai wakil rakyat, sejumlah anggota DPRD Pasaman mulai menggunakan mobil baru.

Ini setidaknya terlihat dari banyaknya mobil berpelat putih yang parkir di kantor DPRD Pasaman. Diduga, banyak anggota dewan menggadaikan SK mereka untuk membeli mobil baru.

BACA JUGA: Bayar Rp 150 Juta, Tetap tak Lulus jadi CPNS di Kemenkumham

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres (Grup JPNN), banyak anggota DPRD Pasaman yang mengajukan pinjaman dalam jumlah besar di Bank Nagari Cabang Lubuksikaping.

"Memang benar ada anggota dewan yang meminjam uang ke Bank Nagari. Biasanya untuk pinjaman ke bank itu prosedurnya harus ada persetujuan Ketua DPRD disertai tanda tangan bendahara DPRD," terang Kasubag Humas DPRD Pasaman Novia Hanif.

BACA JUGA: Seorang Wanita Kritis Dihajar dan Perut Dipanah oleh Eks Suami

Kepala Bank Nagari Cabang Lubuksikaping Fauzi membenarkan bahwa memang sejumlah dewan meminjam uang ke bank yang dipimpinnya itu. Menurutnya pinjaman yang diajukan dewan sudah sesuai ketentuan dan prosedurnya serta seizin pimpinan DPRD.

Meski begitu, Fauzi tidak bisa menyebutkan berapa orang  anggota DPRD yang menggadaikan SK untuk meminjam uang. Begitu pula soal besarnya jumlah pinjaman, Fauzi enggan menyebutkan karena itu rahasia dan tidak bisa dibocorkan. Meski begitu, Fauzi membenarkan jika besarnya rata-rata di atas Rp 100 juta.

BACA JUGA: Berniat Curi Truk Bupati, Bandit Didor

Jika anggota dewan yang meminjam uang itu diganti partainya (terkena pergantian antar waktu, red) atau terjerat kasus hukum, menurutnya tidak akan bermalasah. Pasalnya pinjaman mereka sudah dijamin asuransi, seperti Jamkrida dan Askrida.

Menurut Fauzi, pinjaman yang diajukan dewan ini sudah biasa terjadi setiap terjadinya pergantian DPRD setiap lima tahun. "Dulu, dewan periode sebelumnya juga melakukan peminjaman yang sama," ujarnya.

Seorang tokoh masyarakat Pasaman, Z Datuak Malintang mengatakan, tidak masalah anggota dewan membeli mobil baru atau mengajukan pinjaman ke bank. Yang penting, para anggota dewan tetap ingat fungsi utamanya, yaitu memperjuangkan aspirasi masyarakat. (wni)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiga Kali Dikencani Teman SMS, Ibu Korban Lapor Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler