Angin Puting Beliung Menerjang Perkotaan Garut, Banyak Rumah Rusak

Minggu, 03 April 2022 – 19:30 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (3/4/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Garut)

jpnn.com, GARUT - Angin puting beliung disertai hujan menerjang sejumlah kawasan sehingga mengakibatkan kerusakan rumah di perkotaan Garut, Jawa Barat, Minggu (3/4). 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Satria Budi membenarkan informasi adanya bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Garut. 

BACA JUGA: Pulau Kelapa Diterjang Angin Puting Beliung, BPBD DKI Bergerak

"Ya, ada lagi angin puting beliung, dilaporkan rumah warga bagian atapnya rusak, ada juga baliho diterpa angin," kata Satria Budi, MInggu (3/4). 

Menurut Budi, angin puting beliung disertai hujan deras sudah terjadi kedua kalinya. Sebelumnya, pada Sabtu (2/4), terjadi puting beliung hingga menyebabkan kerusakan atap pabrik dan rumah warga.

BACA JUGA: Bakamla RI Babel Bantu Warga Terdampak Puting Beliung

Kejadian saat ini, kata dia, menerjang wilayah perkotaan yang padat pemukiman penduduk, seperti Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota. "Banyak rumah yang rusak di Kelurahan Ciwalen karena di sana rumahnya padat, berdempetan," katanya.

Dia mengatakan peristiwa ini hanya menimbulkan kerugian materi akibat kerusakan rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan rumah saja seperti gentingnya lepas," katanya.

BACA JUGA: Sikap Indonesia Sesuai Pesanan, China dan Rusia di Atas Angin

Menurut Budi, jajaran BPBD maupun unsur petugas dari instansi lain sudah terjun ke lapangan untuk memeriksa dan mendata tingkat kerusakan akibat bencana puting beliung.

Selain itu, lanjut dia, petugas gabungan bersama masyarakat berupaya membantu membersihkan puing-puing bangunan rumah warga.

"Petugas di lokasi sedang berupaya melakukan pembersihan, pengecekan dan pemantauan lokasi, bersama-sama dengan unsur Forkopincam Garut Kota," katanya.

Dia mengatakan saat ini masih sering terjadi turun hujan disertai angin kencang sehingga masyarakat harus tetap waspada dengan berbagai ancaman bencana seperti angin puting beliung.

Satria juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke dinas terkait ketika ada pohon yang sudah terlihat rawan roboh atau membahayakan lingkungan sekitar untuk segera dipangkas atau ditebang.

"Kami harap masyarakat melihat kondisi lingkungan sekitar, apabila ada dahan, atau pohon yang mau roboh untuk segera dilaporkan, untuk kami pangkas agar tidak membahayakan masyarakat sekitar," kata Satria. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler