Antar Thailand Juara Piala AFF, Kiatisuk: Ini Sempurna dan Indah

Minggu, 21 Desember 2014 – 03:15 WIB
Skuat Thailand sukses menjadi Raja Asia Tenggara 2014 usai mengangkat trofi AFF Suzuki Cup. Foto: aff

jpnn.com - KUALA LUMPUR - Thailand mengakhiri paceklik gelar AFF Suzuki Cup selama 12 tahun, setelah gol telat dari Charyl Chappuis dan Chanathip Songkrasin memberikan mereka kemenangan dramatis 4-3 secara agregat atas Malaysia, dalam leg kedua final di Stadion Nasional Bukit Jalil, Sabtu (20/12) malam.

Tertinggal 2-0 dari leg pertama di Bangkok, Malaysia memang tampil habis-habisan di kandangnya sendiri. Skuat Harimau Malaya bahkan bisa unggul 3-0 hingga menit 81. Jika skor itu bertahan, otomatis Malaysia lah yang juara dengan agregat 3-2. Namun, Thailand membuktikan mereka punya mental yang lebih pas untuk menjadi Raja Sepakbola di Asia Tenggara.

BACA JUGA: Suarez Butuh 570 Menit Cetak Gol Pertama di La Liga

Pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang mengaku sangat bangga dengan keberhasilan timnya. Mantan pemain yang juga sukses mengantar Thailand menjadi juara Piala AFF pada 2002 itu tak bisa menyembunyikan suka citanya.

"Saya tidak bisa mempercayai apa yang terjadi hari ini. Tadi adalah laga yang sangat menarik, ini sempurna dan indah,” kata pelatih berusia 41 tahun yang juga biasa disapa Zico itu di situs resmi turnamen, usai penyerahan piala.

BACA JUGA: Pellegrini Beri Pujian Khusus buat Milner

Kiatisuk mengatakan, semua pujian sudah sepantasnya diberikan kepada semua pemain yang tak kenal lelah dan juga tak kenal takut dengan gemuruh teror sekitar 90.000 penonton tuan rumah.

"Saya tahu akan sulit melawan 90. 000 fans namun saya katakan kepada para pemain untuk pulang saja jika mereka hanya ingin bermain untuk hasil imbang 0-0. Malaysia kemudian mencetak tiga gol dan membuat pertandingan menjadi sulit tapi saya bangga dengan tim saya. Anda tahu apa yang sudah mereka kerjakan," pungkas Kiatisuk.

BACA JUGA: Ditahan 10 Pemain Villa, Van Gaal Frustrasi

Sementara pelatih Malaysia, Dollah Salleh tetap memberikan apresiasi kepada timnya. "Selamat kepada para pemain saya, mereka tampil baik dan kami hampir mendapatkan piala. Tapi kebugaran kami tidak terlalu bagus dan kami menjadi runtuh. Kami melakukan kesalahan namun inilah sepakbola," ujarnya. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menang KO Atas Petinju Filipina, Daud: Terima Kasih Warga Kalbar...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler