AP I Genjot Pariwisata jadi Motor Pembangunan Daerah

Sabtu, 21 Oktober 2017 – 01:42 WIB
Ilustrasi wisatawan mancanegara. Foto: Manado Post/JPNN

jpnn.com, KUPANG - PT Angkasa Pura I (Persero) menginisiasi focus group discussion (FGD) bertajuk Collaborative Destination Development (CDD) Kupang dan mendukung Komodo Travel Mart (KTM) 2017.

CDD yang dihelat di Hotel Swiss Bell, Kamis (19/10), merupakan tindak lanjut gelaran serupa pada Februari 2016 lalu.

BACA JUGA: Maskapai Bisa Bebas Landing Fee di Kupang, Ini Syaratnya

CDD merupakan forum kolaborasi berbagai pemangku kepentingan industri pariwisata di daerah yang diinisiasi oleh Angkasa Pura I sejak 2015.

Acara itu bertujuan mendukung pengembangan potensi pariwisata daerah di kawasan tengah dan timur Indonesia.

BACA JUGA: Buka Rute Baru, Citilink Incar Market Share 47 Persen

Dengan begitu, sektor pariwisata bisa dijadikan motor pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam setiap penyelenggaraannya, CDD selalu melibatkan Dinas Pariwisata, pemerintah provinsi, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Association of Indonesian Tours and Travel Agent/Asita), dan pelaku usaha di bidang pariwisata lainnya.

BACA JUGA: Dukung Industri Pariwisata, Citilink Buka 2 Rute Baru

Sementara itu, Komodo Travel Mart merupakan ajang tahunan Asita dalam rangka mempertemukan travel agent domestik dan internasional.

“Penggabungan penyelenggaraan dua kegiatan ini diharapkan dapat membantu para agen wisata domestik dan internasional untuk membawa lebih banyak wisatawan datang ke NTT,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S. Baskoro. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dukung Kembangkan Pariwisata NTT, AP I Gratiskan Landing Fee


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler