AP II MoU Pengembangan dan Pengelolaan Bandara Soedirman

Jumat, 17 November 2017 – 20:25 WIB
PT Angkasa Pura II menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pengelolaan dan pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah. Foto Humas AP II

jpnn.com, JAWA TENGAH - PT Angkasa Pura II hari ini menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pengelolaan dan pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Pemkab Purbalingga Tasdi, Kepala Staf TNI AU yang diwakili oleh Asisten Logistik Marsekal Muda TNI Yadi Husyadi, dan Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto.

BACA JUGA: Heboh Bandara Soetta Dijual Hanya di Twitter Kok

Awaluddin menjelaskan, MoU ini merupakan langkah awal bagi seluruh pihak untuk bekerjasama menghadirkan penerbangan sipil di Bandara Jenderal Besar Soedirman, sehingga mendukung perekonomian, perdagangan dan pariwisata serta memperluas konektivitas udara bagi masyarakat di Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya.

“AP II menyambut baik terlaksananya MoU di antara para pemangku kepentingan di Bandara Wirasaba ini. Melalui MoU ini melakukan pembahasan lebih detail terkait dengan pengelolaan dan pengembangan Bandara Wirasaba oleh AP II, yang di mana saat ini TNI merupakan kuasa pengguna barang milik Negara tersebut atau pemilik sebagai pemilik lahan eksisting," jelasnya.

BACA JUGA: Bandara Soetta Bakal Dijual ke Asing?

Selain itu, AP II telah memiliki sejumlah rencana pengembangan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk berperan dalam kemajuan Provinsi Jawa Tengah.

Bandara Jenderal Besar Soedirman sebagai salah satu Pangkalan Udara TNI AU memiliki lokasi yang cukup dekat dengan Banyumas, Cilacap, Kebumen, dan Wonosobo.

BACA JUGA: Skytrain Diuji Coba dari Terminal 2 ke T3, Hasilnya?

Adapun Banyumas dengan Ibukota Kabupaten Purwokerto selain merupakan pusat perdagangan di Jawa Tengah bagian barat juga memiliki destinasi wisata Baturaden, Puncak Gunung Slamet, dan air terjun di Curug Cipendo.

Sementara itu, Cilacap memiliki tempat wisata pantai Teluk Penyu, Kebumen dengan wisata alam Goa Jatijajar, dan Wonosobo merupakan tempat wisata telaga warna serta candi di Datarang Tinggi Dieng.

“Difungsikannya Bandara Jenderal Besar Soedirman untuk melayani penerbangan sipil akan mendorong peningkatan industri dan bisa lebih memperkenalkan destinasi-destinasi wisata di Jawa Tengah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,” jelas Awaluddin.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak atas terlaksananya penandatangan MoU ini, kami harap ini merupakan langkah awal komitmen kita untuk menjadikan Bandara Jenderal Besar Soedirman sebagai salah satu faktor atau trigger untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di daerah Jawa Tengah," imbuh Ganjar.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mulai 10 November, Penumpang Batik Air Bisa Self Check in


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler