Apple Siap Dirikan Technology Hub di Indonesia

Kamis, 24 Maret 2016 – 16:44 WIB
ilustrasi. FOTO: AFP

jpnn.com - JAKARTA – Masyarakat kelas menengah yang terus tumbuh membuat pasar Indonesia begitu menggiurkan di mata investor mancanegara. Salah satunya, raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS), Apple. 

Staf Khusus Kepala Kantor Presiden (KSP) Chrisma Albandjar menyatakan, dalam pertemuan dengan Kepala KSP Teten Masduki, manajemen Apple menyatakan segera membangun technology hub di tanah air. 

BACA JUGA: Aplikasi Karya Anak Bangsa Ini Makin Diminati

’’Ini jadi technology hub Apple pertama di Asia,’’ ujarnya kepada Jawa Pos, Rabu  (23/3).

Menurut Chrisma, Apple bakal membangun fasilitas penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) yang menjadi wadah bagi start-up asal Indonesia untuk mengembangkan aplikasi yang akan dipasarkan ke seluruh dunia melalui App Store. 

BACA JUGA: Sssst..Ada Bocoran Terbaru Soal iPhone SE Nih

’’Apple melihat banyak anak muda potensial di Indonesia,’’ terangnya.

Manager Government Affairs Apple Indonesia Mirza Natadisastra menuturkan, pihaknya ingin membangun technology hub sebagaimana yang saat ini dibangun Apple di Brasil yang menjadi pusat riset untuk wilayah Amerika Selatan. 

BACA JUGA: 8 dari 10 Orang Kaya Pakai Twitter

’’Kami ingin mencetak developer aplikasi lokal di Indonesia,’’ jelasnya.

Menurut Mirza, pengembangan technology hub di Brasil sudah menjadi kisah sukses yang ingin diterapkan Apple di wilayah lain. 

Di Negeri Samba itu, Apple berhasil mendorong munculnya developer aplikasi lokal yang memberi dampak positif di sektor kesehatan, pendidikan, dan layanan publik. ’’Jadi, multiplier effect-nya besar,’’ tuturnya.

Hingga saat ini, Apple memang belum mengungkap detail kapan dan di mana technology hub akan dibangun serta nilai investasinya karena masih dalam tahap finalisasi. 

Namun, sebagai perbandingan, Apple juga berencana membangun fasilitas R&D di Hyderabad, India. Fasilitas yang diperkirakan menyerap 4.500 tenaga developer lokal itu diestimasi menelan biaya USD 25 juta atau sekitar Rp 330 miliar.

Kepala KSP Teten Masduki mengungkapkan, pemerintah memang mendorong pengembangan aplikasi lokal sebagai bagian dari program ekonomi digital yang digaungkan Presiden Jokowi. 

Karena itu,pemerintahberjanjimendukung rencana investasi Apple. ’’Ini penting untuk mengembangkan in- dustri high tech di Indonesia,’’ ucapnya. (owi/c20/oki)

BACA ARTIKEL LAINNYA... HOREEE....Pesan Taksi Bisa Via Google Maps


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler