Aremania Masukkan Flare ke Bungkus Roti

Kamis, 23 Oktober 2014 – 22:22 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PSSI memang sudah melarang keras penggunaan flare di dalam pertandingan sepakbola Indonesia. Namun, hal itu tak membuat Aremania selaku suporter Arema Cronus kehabisan akal memasukkan flare ke dalam stadion.

Aremania menggunakan roti untuk mengakali Panitia Pelaksana. Caranya ialah memasukkan flare itu ke dalam roti. Dengan begitu, mereka bebas membawa masuk flare ke dalam stadion.

BACA JUGA: Solo Dilarang Gelar Sepakbola Selama 6 Bulan

“Yang dilakukan panpel adalah memerika barang keras dan minumal botol. Tapi kami tak memeriksa roti. Jadi, ternyata roti itu bisa dibuka plastiknya lalu diisi flare. Setelah itu rotinya dibungkus lagi sehingga dari luar mirip makanan ringan,” terang CEO Arema, Iwan Budianto di kantor PSSI, Kamis (23/10).

Gara-gara flare itu, Arema sempat terancam hukuman mengelar laga tanpa penonton ketika menjamu Persela Lamongan pada lanjutan babak delapan besar ISL pada 25 Oktober mendatang. Untungnya, Komdis tak menjatuhkan sanksi itu.

BACA JUGA: Komdis Jatuhkan Hukuman untuk Persipura dan Arema

“Banyak SOP yang dilakukan panpel terutama sejak hukuman denda Rp 250 juta beberapa waktu lalu. Namun, kriminal ini memang lebih pandai dari polisinya,” tegas Iwan.(jos/jpnn)

BACA JUGA: Ronaldo: El Clasico Bukan Tentang Saya Vs Messi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ronaldo Nilai Barca Diuntungkan di El Clasico


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler