Arief Poyuono Singgung Jenderal Purn yang Tak Berkeringat, Tetapi Punya Kans Jadi Wagub

Selasa, 08 Februari 2022 – 16:40 WIB
Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono. Foto: dokumen JPNN.com/ M. Fathra Nazrul

jpnn.com, JAKARTA - Politikus Gerindra Arief Poyuono menyinggung adanya pihak yang mengusung eks Komjen (purn) Paulus Waterpauw untuk menduduki posisi Wakil Gubernur Papua.

Posisi tersebut mengalami kekosongan sejak Klemen Tinal meninggal dunia pada Mei 2021 silam.

BACA JUGA: Innalillahi, Detik-detik Calon Penumpang Terlindas Bus TransJakarta di Jakarta Utara, Ya Tuhan

"Gubernur Papua Lukas Enembe disebut telah memilih Wakil Ketua DPR Papua Yunus Wonda dan Sekretaris KONI Papua Kenius Kogoya sebagai kandidat calon wakil gubernur Papua. Sebaiknya pimpinan parpol di pusat yang merupakan parpol pengusung pasangan Lukas Enembe dan almarhum Klemen Tinal menyetujui usulan Papua untuk dua calon wagub Papua ini," kata Arief dalam keterangannya, Selasa (8/2).

Menurut Arief, wagub Papua harus bisa bersinergi dengan baik dan nyaman bersama Lukas Enembe.

BACA JUGA: Tante Atien Ungkap Umur Sebenarnya, Ternyata Sebegini

Namun, saat ini partai politik pengusung seakan membiarkan kekosongan posisi wagub Papua, padahal Lukas sudah menyerahkan dua nama kandidat itu.

"Pembiaran kekosongan wagub Papua merupakan bentuk dari tidak adanya tanggung jawab kepedulian pimpinan parpol terhadap kondisi pemerintahan di Papua," jelasnya.

BACA JUGA: Gara-gara Masalah Sepele, Pria Ini Dibacok Teman Sendiri, Jangan Ditiru

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN itu merasa aneh lantaran parpol pendukung Lukas memaksakan mantan Kapolda Papua Paulus Waterpauw untuk menjadi wagub di Bumi Cendrawasih itu.

Menurut Arief, hal itu merupakan bukti suara masyarakat Papua tidak dipedulikan parpol pengusung.

"Apa pun Paulus Waterpauw itu bukan kader partai dan tidak berkeringat untuk memenangkan pasangan Lukas Enembe dan Klemen Tinal pada Pilkada 2018," beber Arief.

Oleh karena itu, Arief menyarankan pimpinan parpol pengusung menyetujui nama Yunus Wonda dan Kenius Kogoya untuk dipilih sebagai wagub Papua.

Kedua tokoh itu merupakan kader partai politik yang mengusung pasangan Lukas Enembe pada Pilkada 2018.

"Jika sampai habis waktunya posisi wagub Papua tidak terisi atau diisi oleh Paulus Waterpauw, maka bisa membuat ketegangan politik lokal di Papua nantinya, dan ini sangat bahaya, apalagi Papua itu daerah yang sedang ada konflik bersenjata," tutup Arief Poyuono. (tan/jpnn)


Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler