Arus Mudik, Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM

Minggu, 02 Juni 2019 – 22:07 WIB
Bahan bakar minyak (BBM) yang disiapkan Pertamina. Foto dok Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina mengoptimalkan penyaluran BBM, salah satunya dari Terminal BBM Madiun, sebagai antisipasi menghadapi kebutuhan BBM pada masa mudik ini. Terminal BBM Madiun memiliki kapasitas produk Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax) sebesar 13.350 kilo liter (KL).

"Penyaluran Gasoline dari Terminal BBM Madiun selama masa Satgas Ramadan & Idul Fitri 2019 diperkirakan naik 24 persen, dari 315 KL per hari, menjadi 390 KL per hari," ujar Unit Manager Communication & CSR MOR V - Jatimbalinus Rustam Aji.

BACA JUGA: Sudah 556.727 Pemudik Ferry Menyeberang ke Sumatera

Salah satu SPBU yang dilayani dari Terminal BBM Madiun adalah SPBU 54.631.19, di Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, tepatnya terletak di jalur Madiun-Ponorogo. SPBU ini menjual produk Premium, Pertalite, Pertamax, BioSolar, dan Pertamina Dex. Pada masa satgas ini, terjadi peningkatan penjualan dari rata-rata 25 KL menjadi 30 KL per hari.

Salah satu dampak peningkatan penjualan tersebut, produk Premium sempat menipis pada hari Minggu (2/1) pagi, sekitar jam 09.00, meskipun produk Gasoline lainnya, Pertalite dan Pertamax, masih tersedia. Pada pukul 10.00, mobil tanki dengan muatan Premium sebanyak 8 KL dan Pertalite sebanyak 16 KL langsung tiba di SPBU.

BACA JUGA: Penjualan Tiket Bus Melalui Online Diminta Dioptimalkan

BACA JUGA: Terminal BBM Jakarta Alihkan Pasokan untuk Pemudik

Mobil tanki dari Terminal BBM Madiun ini segera melakukan pembongkaran muatan di SPBU, sesuai dengan SOP yang berlaku. Konsumen juga masih dapat melakukan pengisian BBM di SPBU lain yang terdekat, yaitu di SPBU 54.631.03 di Desa Demangan Kec.Taman Kota Madiun, dan SPBU 54.631.06 di Desa Uteran, Kec. Geger, Kabupaten Madiun, yang berjarak sekitar 5 KM dari SPBU di Sangen.

BACA JUGA: Pertamax Masih jadi Primadona Saat Mudik Lebaran

Peningkatan penjualan lebih besar terjadi di SPBU jalur tol, tepatnya di Rest Area KM 575A ruas Ngawi-Madiun, yang mengalami lonjakan penjualan hingga empat kali lipat penjualan di hari biasa. 

SPBU ini merupakan SPBU pertama di Jawa Timur, setelah perbatasan dengan Jawa Tengah. Penjualan normal SPBU ini sekitar 10 kilo liter (KL) per hari. Namun pada Kamis (30/5) kemarin, penjualan BBM meningkat menjadi 38 KL.

Bahkan pada hari Jumat (31/05), kembali meningkat menjadi 41 KL.

Selain di Terminal BBM Madiun, Pertamina mengoptimalkan stok dan distribusi dari total enam Terminal BBM yang ada di Jawa Timur.

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat pada momen Ramadhan dan Idul Fitri 2019.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Seperti Ini Kondisi Terkini Rest Area di Pantura


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler