Asal Bersedia di Pedalaman, Dokter Digaji Rp 75 Juta Setahun

Sabtu, 19 Juli 2014 – 23:45 WIB

jpnn.com - TENGGARONG – Kukar masih kesulitan memenuhi tenaga dokter dan perawat. Kebanyakan mengeluhkan pendapatan yang tak sesuai dengan lokasi tugas. Untuk mengatasi hal itu, Pemkab Kukar menjanjikan penghasilan besar bagi dokter yang mau ditempatkan di kawasan terpencil.

“Gaji Rp 75 juta per tahun (Rp 6,25 juta per bulan), baru dokter kontrak. Dengan syarat, dokter tak memungut imbalan kepada pasien,” terang Bupati Kukar Rita Widyasari.
 
Dikatakan, dalam waktu dekat membuka pendaftaran tenaga medis. Saat ini, skema tenaga medis bisa bekerja maksimal masih dibahas internal Dinas Kesehatan Kukar.
 
“Banyak dokter yang minggat dari tempat kerja. Bahkan ada puskesmas rawat inap yang tak memiliki dokter,” jelasnya.
 
Tenaga medis di pelosok Kukar disebut layak menerima gaji jauh lebih besar. Biaya transportasi dan biaya hidup begitu tinggi sehingga layak mendapatkan gaji dua kali lipat dari tenaga kesehatan di kota. “Kekurangan tenaga perawat tak hanya terjadi di Kukar. Kabupaten dan provinsi lain pun sulit memenuhi kebutuhan tenaga medis,” terangnya.
 
Rita mengatakan, penerapan dokter kontrak merupakan hasil studi dari Kanada. Program yang telah diterapkan adalah pelayanan di rumah sakit Kota Bangun. Karyawan dipekerjakan dengan sistem kontrak termasuk dokter, perawat, dan bidan. Di rumah sakit ini, ruang tanpa kelas.
 
“Semua petugas baik dokter dan karyawan memberikan pelayanan sepenuhnya. Pasien dianggap raja sehingga tidak perlu kelas yang membedakan,” tuturnya. (adw/fel/k8)

BACA JUGA: Warga Desa Kabun-Aliantan Bentrok, Satu Tewas

 

BACA JUGA: Hendak Dicuci, Motor Farida Malah Raib Dibawa Kabur Maling

BACA JUGA: Pekerja Bangunan Tewas Ditindis Truk Pembawa Cor Beton

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tongkang Tenggelam, 3 ABK Tewas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler