Asam Urat? Atasi dengan Bahan Herbal ini

Rabu, 03 Februari 2016 – 05:46 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - Jumlah penderita asam urat makin tinggi. Itu tidak lepas dari pola makan dan lifestyle seseorang. Tak hanya menyakitkan, asam urat juga mampu membuat aktivitas menjadi terganggu. Asam urat tinggi dalam darah disebut hiperurisemia, dan menyebabkan gangguan yang disebut gout. Ini adalah sejenis nyeri pada tulang disertai pembengkakan. Apa yang perlu dilakukan kalau sendi kaki sudah bengkak?

Jawabnya jelas, yaitu mengurangi berat badan, stop makan roti berbahan tepung yang sudah diputihkan (bleach), berbagai kue (cake dan sejenisnya), permen, berbagai produk soft drinks yang bergula, dan sirup berkadar fruktosa tinggi.

BACA JUGA: Penting Untuk Wanita! Makan Buah Kurangi Resiko Kanker

Yang pasti sangat urgent adalah mengurangi sebanyak mungkin makan daging merah dan produk unggas karena tinggi lemak jenuh. Juga, sudah saatnya mengatur lagi jumlah protein yang terkandung di dalam daging, telur, ikan, dan produk unggas lain.

Memang tidak gampang, tetapi maaf, semua itu tidak dapat ditawar lagi. Tanpa upaya mengobati dan mencegah, maka berbagai efek samping akan menyerang, termasuk gagal ginjal, diabetes, keracunan, dan gangguan metabolisme tubuh.

BACA JUGA: Inilah Manfaat Jeruk Nipis pada Makanan Anda, Mau Dicoba?

Orang yang kadar asam uratnya melebihi ambang batas, harus dirawat oleh dokter ahli penyakit dalam. Ikuti saja petunjuk dokter dan pasti kadarnya akan turun mencapai batas normal, asalkan patuh obat dan diet.

Nah, kalau sudah turun, maka  kemungkinan besar tidak perlu lagi minum obat dokter. Namun, ada saja kondisi, dimana karena sesekali tidak patuh diet, mulai timbul bengkak dan rasa sakit pada persendian.

BACA JUGA: Cara Melindungi Diri Dari Virus Zika

Kalau ini yang terjadi, maka segera atur kembali diet dan cobalah diikuti dengan konsumsi ramuan bahan herbal segar. Banyak bahan seperti itu yang sudah terbukti bisa mengatasi bengkak dan rasa sakit. Bahan itu adalah :

Jahe

Jahe sudah diakui secara ilmiah khasiatnya sebagai penghilang rasa nyeri dan pembengkakan (inflamasi), jadi cocok untuk penderita asam urat tinggi. Ada data menarik, yaitu pemakaian kompres berbahan jahe untuk mengatasi nyeri tulang yang sudah berat.

Hasilnya terbukti terjadi perbaikan kesehatan secara umum,  yaitu hilangnya rasa sakit dan perbaikan  fungsi organ tubuh.

Membuat kompres mudah,  yaitu parutan jahe dibungkus  sehelai kain bersih dan dapat langsung dipakai.

Kalau suka, hangatkan bungkusan parutan jahe itu selama 5-10 menit  dengan cara meletakkannya di dalam panci kukus yang sudah dipanaskan terlebih dahulu.

Cara ini akan lebih efektif, kalau dikombinasikan dengan minum teh jahe secara rutin, yaitu 200 ml seduhan jahe segar 3 kali seminggu, sedangkan kompresnya dicoba dilakukan setiap hari selama 2 -4 bulan.

Jahe bisa dipilih jahe gajah segar, dan selanjutnya bisa dicoba mengganti  dengan jahe merah atau jahe emprit yang lebih ’panas’.

Selama  pengobatan dengan jahe, pastikan untuk  tidak pernah absen minum air putih 2 liter sehari yang membantu kerja ginjal dalam mengeluarkan asam urat. Stop sama sekali konsumsi daging merah dan jeroan, dan yang pasti tidak minum softdrink dan alkohol.

Daun Kemangi

Kita perlu mulai membiasakan makan banyak daun kemangi sebagai sayur. Selain mudah didapat, memang sudah terbukti manfaatnya sebagai anti stres, anti kuman, anti jamur, antioksidan dan anti bengkak (anti inflamasi).

Khusus untuk membantu mengatasi bengkak karena sakit gout, konsumsilah secara rutin, umpama sebagai salad dengan diolesi minyak zaitun sebagai dressing.  Atau, buatlah masakan trancam berbahan daun kemangi  segar dan sayur lain.

Daun Salam dan Belimbing Wuluh

Sudah banyak info beredar tentang manfaat daun salam dan belimbing wuluh untuk mengatasi hiperurisemia.

Juga, banyak orang yang memang membuktikan, bahwa rasa sakit dan bengkak yang timbul bisa langsung teratasi. Memang, penelitian baru sebatas pada hewan coba tikus, namun  hasilnya menggembirakan.

Oleh karena itu, cobalah mengonsumsinya secara teratur, yaitu 200 ml rebusan daun salam 3 kali seminggu, atau kombinasi daun salam dan belimbing wuluh.

Untuk daun salam segar diambil 5 lembar yang direbus dengan 500 ml air, lalu saring. Kalau kombinasi, ambil 3 lembar daun salam dan 2 lembar daun belimbing wuluh.

Sebaiknya tidak melanggar diet hanya karena sudah mendapatkan obatnya. Ingat, kadar tinggi asam urat memicu kerusakan tubuh yang akan berakibat fatal. (nyata/pda)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Manfaat Penting ASI Bagi Generasi Penerus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler