ASDP Layani 688.836 unit Truk Logistik Selama Corona  

Jumat, 08 Mei 2020 – 04:16 WIB
Suasana pelabuhan lintasan Ketapang - Gilimanuk. Foto dok humas ASDP

jpnn.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry fokus melayani angkutan logistik pascapenghentian sementara operasional penyeberangan penumpang dan kendaraan nonbarang dengan kategori Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dari tujuh cabang utama yang dilayani ASDP yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Lembar, Batam, Bitung dan Kayangan, tercatat sebanyak 688.836 unit kendaraan logistik mulai dari golongan V hingga IX telah dilayani selama periode Maret-April 2020.

BACA JUGA: ASDP Hentikan Penjualan Tiket Online Penumpang & Kendaraan Golongan I - VI

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Imelda Alini mengatakan, fokus perseroan saat ini menjaga agar penyeberangan logistik tetap berjalan lancar sehingga mobilisasi pasokan logistik ke seluruh Indonesia.

Hal ini selain telah diatur dalam Permenhub 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19, ASDP berkomitmen untuk tetap menjaga pasokan kebutuhan pokok di daerah sesuai arahan Presiden RI.

BACA JUGA: Antrean Penumpang di Bandara Soetta, Kemenhub Minta AP II dan KKP Lebih Siap

"Selama pandemi Covid-19 ASDP hanya melayani angkutan logistik, trafik truk barang di sejumlah lintasan utama mengalami kenaikan. Di Merak dan Bakauheni rata-rata naik 2-3 persen. Tercatat masing-masing Cabang utama selama 2 bulan terakhir mengangkut 183.642 unit truk untuk Merak, dan Bakauheni sebanyak 178.920 unit, bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebanyak 181.629 unit (Merak), dan 175.677 unit (Bakauheni). Prediksi kami, mobilitas logistik terus meningkat jelang Idul Fitri," ujarnya.

Selain Merak dan Bakauheni, cabang utama yang juga mengalami peningkatan Cabang Batam dan Bitung.

BACA JUGA: Viral Jenazah ABK Indonesia Dibuang ke Laut, Begini Penjelasan Kemenhub

Dari Cabang Batam, geliat logistik menunjukkan peningkatan sekitar 5 persen dibandingkan tahun lalu. Tercatat, jumlah truk barang selama Maret-April sebanyak 10.966 unit bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 10.438 unit.

Untuk Bitung, Sulawesi Utara tercatat kendaraan logistik yang dilayani mencapai 2.760 atau naik 4,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.641 dan jumlah barang curah yang diangkut sebanyak 2.080 karung atau naik 600 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 343 karung.

"Kehadiran ASDP cukup penting bagi masyarakat yang berada di wilayah yang tidak terjangkau dengan akses jalan darat maupun udara," tutur Imelda.

Tidak hanya di wilayah barat dan tengah, layanan sektor logistik ASDP juga menjadi andalan di timur Indonesia, yakni di Papua. 

Di Cabang Merauke ASDP mengoperasikan empat unit kapal yaitu KMP Bambit dan KMP Muyu dengan homebase di Merauke, lalu KMP Binar di Agats dan KMP Kokonao di Pomako.

"Keempat kapal ini menjadi andalan masyarakat di Papua, dari kota Merauke dan Timika dalam mendukung mobilitas dan pendistribusian kebutuhan bahan pokok hingga ke daerah pedalaman Asmat. Dengan jarak tempuh yang mencapai 1-2 hari melintasi laut bebas dan sungai, layanan kapal ASDP sangat dinantikan masyarakat," jelasnya.

Adapun pelayanan logistik di Merauke berjalan terjadwal sebanyak 2-3 kali trip ke wilayah pedalaman, dengan memuat barang curah berisi kebutuhan pokok. 

Selama April, tercatat muatan curah yang dilayani mencapai 1.288 ton/meter kubik atau naik 201 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 641 ton/meter kubik.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler