ASDP Tingkatkan Kapasitas Dermaga di Pelabuhan Gilimanuk Hingga 60 Ton

Sabtu, 24 Juni 2023 – 03:13 WIB
PT ASDP Indonesia Ferry. Foto dok ASDP

jpnn.com, GILIMANUK - PT ASDP Indonesia Ferry meningkatkan infrastruktur Pelabuhan Gilimanuk, khususnya Dermaga IV (Ponton), yang awalnya berkapasitas 10 ton menjadi Dermaga Movable Bridge (MB) dengan kapasitas 60 ton.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengapresiasi kolaborasi yang terjalin baik antara Pemerintah Kabupaten Jembrana dan PT PP, dalam proyek peningkatan kapasitas dermaga IV (Ponton) Pelabuhan Gilimanuk, menjadi dermaga Moveable Bridge (MB).

BACA JUGA: ASDP Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai Rp 585 Miliar

"Ini menjadi harapan seluruh pihak, dengan adanya peningkatan kapasitas dari dermaga Ponton menjadi MB, maka infrastruktur Pelabuhan Gilimanuk akan semakin mumpuni dan dapat melayani kapal-kapal berukuran besar. Adapun proyek ini ditargetkan akan selesai pada akhir November 2023, sehingga dapat beroperasi saat layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru mendatang," tutur Ira.

Dengan ini, sambung Ira, ASDP juga ikut menjadi corporate citizen dalam meningkatkan konektivitas Pulau Bali khususnya Kabupaten Jembrana.

BACA JUGA: RUPST 2023, Pegadaian Punya Direksi Baru

"Tidak hanya akses mobilitas masyarakat dan logistik, tetapi juga mendukung kemajuan pariwisata di Kawasan Bali Barat ini," sebutnya.

Bupati kabupaten Jembrana I Nengah Temba turut mengapresiasi respons cepat ASDP dalam menanggapi pesan yang diberikan.

BACA JUGA: ASDP Beri Beasiswa Pendidikan S1 Melalui Program TJSL Rp 500 Juta

Dia mengajak serta ASDP untuk menjadi bagian dari pembenahan Jembrana ke depannya.

"Demi mencapai target dan mimpi untuk menjadi Jembrana Emas, penting untuk membangun infrastruktur dan mendukung perekonomian warga sekitar. Dengan demikian, perkembangan ASDP ke arah yang lebih baik akan turut memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi daerah," serunya.

Dermaga Ponton Pelabuhan Gilimanuk yang semula hanya bisa melayani kapal hingga 2.000 GRT, akan bertransformasi menjadi Dermaga MB yang memiliki kapasitas 4.000 GRT.

Panjang dermaga juga akan ditambahkan dari 24 meter menjadi 75 meter dan trestle dari 25 meter menjadi 75 meter dengan fasilitas yang mencakup 3 unit Mooring Dolphin dan 5 unit bolder.

Ira menambahkan, peningkatan infrastruktur dermaga ini akan mampu mendukung pertumbuhan sektor perhubungan dan ekonomi di wilayah tersebut.

Dan akhirnya, konektivitas antarwilayah akan turut memperlancar sektor perdagangan dan pariwisata di daerah tersebut.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pelabuhan nasional.

Dengan adanya peningkatan kapasitas, pelabuhan Gilimanuk akan semakin siap dalam mendukung pariwisata daerah dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan stakeholder terkait.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler