ATM 2017 Beri Multiplier Effects untuk Industri Pariwisata

Selasa, 14 November 2017 – 01:52 WIB
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Foto: Kemenpar for JPNN.com

jpnn.com, ACEH - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh Dedy T Zaimy mengatakan, Aceh Travel Marat (ATM) 2017 merupakan peluang terbaik bagi pelaku dan pemilik usaha pariwisata di Aceh untuk menjual produknya secara langsung kepada tamu.

Dedy menuturkan, para tamu akan mengikuti table top berkonsep business to business di Hermes Hotel, Banda Aceh, 4 Desember mendatang.

BACA JUGA: Peserta Membeludak, Aceh Travel Mart 2017 Dijamin Istimewa

Dengan konsep itu, buyer dan seller bisa bertemu, bertukar informasi, serta melakukan kerja sama bisnis pariwisata.

Dia berharap ATM 2017 memberikan multiplier effects pada bisnis dan industri pariwisata di masa mendatang.

BACA JUGA: Sukses Pasar Karetan Bakal Disusul Pasar Pancingan di NTB

Deddy pun optimistis ATM 2017 bakal berjalan luar biasa. Menurut Dedy, pesona Aceh tidak perlu diragukan lagi. 

“Aceh mempunyai budaya, adat istiadat, dan alam yang sangat mendukung untuk pengembangan destinasi wisata, terutama wisata islami,” kata Dedy.

BACA JUGA: Menhub: Maskapai Penerbangan Harus Aktif Dukung Pariwisata

Menpar Arief Yahya menyebut travel mart adalah aktivitas selling dalam strategi promosi Kemenpar.

Framework-nya adalah branding, advertising, dan selling (BAS).

“Kalau sudah selling itu sudah bicara diskon,” kata Arief Yahya. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... GenWI Thailand Siap Viralkan Pariwisata Indonesia di Medsos


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler